Search

+
gadget-pada-anak
10 Tips Membatasi Jam Bermain Gadget Pada Anak

Tidak ada anak yang tidak suka main gadget. Mereka bisa bersosialisasi dengan teman-temannya. Apalagi banyak permainan games yang seru di dalamnya. Makanya tidaklah aneh untuk seorang anak bermain gadget berjam-jam. Namun pengaruh buruk gadget pada anak itu ada.

Salah satu kekhawatiran terbesar orang tua adalah kecanduan pada gadget. Bermain gadget berlebihan telah mempengaruhi hidup akademis mereka lantaran mereka sulit konsentrasi di sekolah.Mereka juga cenderung tidak disiplin hidupnya. Mereka lupa makan, minum, belajar dan istirahat yang cukup.

Bisakah orang tua melakukan sesuatu? Tentu saja. Anda tidak perlu membuang seluruh gadget ke tong sampah. Namun Anda bisa membatasi jam bermain gadgetnya. Simak tipsnya.

1. Memiliki kegiatan aktif

Anda perlu memastikan anak-anak memiliki kegiatan aktif. Anda bisa mengajak dia olahraga seperti lari pagi 1 jam setiap hari. Atau dia bermain lompat tali selama 10 menit. Intinya, dia tidak boleh terus menerus bermain gadget dan terlalu sering duduk. Olahraga juga diteliti mampu meningkat konsentrasi dan membantu perkembangan motorik kasar pada anak.

2. Menyelesaikan tugas atau pekerjaan rumah terlebih dahulu

Memberikan tugas baik pekerjaan sekolah atau pekerjaan rumah bisa meningkatkan rasa tanggung jawab anak. Jadi Anda perlu memberikan peraturan ke mereka kalau mereka hanya bisa bermain gadget setelah menyelesaikan tugas apapun yang diberikan.

3. Hindari bermain gadget sebelum jam tidur

Penelitian membuktikan kalau lampu layar gadget akan menyulitkan pemegangnya untuk sulit tidur. Semakin dekat layar gadget di wajah maka semakin sulit tidurlah orang tersebut. Jadi Anda perlu menghindari anak-anak bermain gadget sebelum jam tidur malamnya. Mereka harus berhenti bermain 1 jam sebelum tidur.

4. Disiplin

Sebagai orang tua, Anda bisa membuat aturan-aturan di rumah untuk bermain gadget. Misalkan, mereka boleh bermain gadget ketika mereka bersikap baik – tidak bertengkar dengan saudara, mengerjakan pekerjaan rumah, tidur tepat waktu dan lain-lain. Setelah membuat peraturan-peraturan itu, pastikan Anda tegas dengan aturan tersebut itu.

5. Membatasi jam main

Anda bisa memutuskan berapa lama si kecil boleh bermain gadget setiap harinya. Untuk anak balita, mereka hanya bisa bermain 30 menit – 1 jam setiap harinya. Buat anak yang lebih besar, mereka bisa bermain lebih lama, sekitar 1-2 jam namun setelah mereka menyelesaikan tugas-tugas mereka.

6. Memberikan gadget di usia remaja

Banyak sekali anak-anak yang sudah memiliki gadgetnya pribadi di sekolah dasar. Biasanya orang tua membeli karena teman-temannya sudah dibeliin. Sebagai orang tua, Anda perlu mencari tahu apakah ada pekerjaan sekolah atau tugas keseharian yang membutuhkan gadget? Kalau belum, Anda bisa menundanya hingga dewasa di mana mereka sudah bisa lebih bertanggung jawab.

7. Menetapkan waktu keluarga

Anda perlu menetapkan waktu keluarga setiap minggunya. Anda bisa makan, nonton, jalan-jalan, olahraga atau bermain bersama. Pada waktu keluarga, setiap anggota keluarga tidak boleh memegang handphone dan perlu berkomunikasi satu sama lain muka ke muka.

Waktu keluarga adalah waktu yang penting. Kegiatan ini meningkatkan komunikasi orang tua dan anak. Anak-anak juga akan belajar cara berinteraksi dengan orang lain, mempelajari cara mengekspresikan perasaan dan empati simpati .

8. 5 menit lagi

Tidak ada anak yang senang berhenti main game ketika mereka berada di pertengahan sebuah level. Anda bisa memberikan mereka waktu 5 menit sebelum mereka harus berhenti. 5 menit adalah waktu yang lebih dari cukup untuk menyelesaikan sebuah level. Bila mereka tidak mau, maka mereka mengurangi waktu bermain 10 menit di keesokan harinya.

9. Mengarahkan mereka ikut kursus coding

Bila anak memang sangat tertarik main game, Anda bisa mengarahkan anak Anda untuk belajar coding untuk anak. Coding anak tidaklah berupa tulisan-tulisan yang harus dihafal tetapi dalam bentuk drag and drop dan berbentuk seperti game menarik.

Selain itu, kursus coding bisa membantu berkurangnya kecanduan games pada anak. Belajar coding juga meningkatkan kemampuan matematika dan kemampuan menyelesaikan masalah pada anak.

10. Menjadi contoh yang baik

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua adalah menjadi contoh. Anak-anak memiliki kebiasaan meniru. Bila mereka melihat orang tuanya asyik bermain gadget maka mereka pun meniru Anda. Anda perlu membiasakan diri, menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa memainkan gadget sama sekali kecuali ada darurat dan lain sebagainya.

Pada saat Anda membatasi gadget pada anak, mereka pasti protes. Namun Anda perlu mengingatkan diri sendiri kalau pilihan Anda adalah untuk masa depan si kecil.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us