Search

+
cara-menjadi-animator-pemula
10 Tips Menjadi Animator Sukses (I)

Sebagai guru dan orang tua, kita pasti ingin anak-anak tidak hanya sekedar mendapatkan pekerjaan saja. Bila mereka ingin menjadi animator, kita ingin mereka menjadi orang yang sukses di bidangnya. Kita pun perlu membekali mereka informasinya. Kali ini iBiG Academy akan berbagi tips mulai cara menjadi animator pemula hingga sukses.

Pekerjaan animator boleh dibilang pekerjaan impian bagi banyak orang. Mereka berfantasi dan mereka lalu membuat fantasi itu menjadi kenyataan sekalipun mereka harus bekerja siang malam saat mencitapkan obyek-obyek yang indah. Sekalipun berat, ketika seorang animator melihat hasil karyanya dinikmati, dia pasti ingin terus menerus berkarya dan rasa lelah terbayarkan.

 

1. Menguasai teknik mengambar

Setiap orang yang ingin menjadi animator kudu memiliki keinginan untuk menggambar terus menerus. Entah dia terlahir dengan kemampuan menggambar secara alamiah atau tidak. Namun latihan setiap hari akan memperbagus kemampuan menggambarnya. Dan disiplin ini perlu ada agar anak yang berani bermimpi ini bisa menggapai impiannya.

Ketika dia memilih dia menjadi animator, dia bisa menggambar lingkungannya secara detail. Misalkan dia ingin menggambar manusia, dia perlu belajar menggambar bentuk tubuhnya, otot-otot, struktur tulang lengkap dengan ekspresinya. Begitu pula ketika dia menggambar hewan dan tanaman-tanaman lainnya.

Bila si kecil benar-benar tertarik dengan dunia animator, dia pasti menikmati proses mengasah kemampuan menggambar ini. Yang penting, dia memiliki orang-orang di sekitar yang siap mendukungnya untuk bangkit ketika dia merasa jenuh atau dikritik orang lain.

 

2. Mengamati dunia di sekitar

Seorang animator harus senang berkhayal. Dia perlu mengambil waktu untuk berimajinasi sebebas-bebasnya. Banyak sekali animasi-animasi yang kita saksikan adalah hasil dari fantasi yang muncul ketika seseorang sedang bersantai tanpa melakukan apa-apa.

Animator perlu membiasakan diri untuk berjalan di luar rumah, mengamati orang-orang, binatang dan benda-benda. Mereka juga mengamat dan mempalajari sikap, karakter dan gerakan orang-orang di tempat publik.

Misalkan pada saat dia di restoran, dia tidak hanya memperhatikan suasananya dan dekorasinya. Dia juga mempelajari gerakan seorang pelayan yang menyajikan makanan dan minuman lengkap dengan senyumannya.

Intinya, seorang animator perlu terekspos dengan begitu banyak orang dan benda. Seperti anjing berlari, anak kecil bermain pasir, orang yang berolahraga dan sebagainya. Sambil mengamati, dia bisa berkhayal kira-kira apa yang dipikirkan anak kecil yang bermain pasir sendirian. Dia mulai berimajinasi alasan anak ini bisa sendirian dan seterusnya. Biasanya ide-ide kreatif pun bermunculan.

Selain itu, seorang animator sebaiknya membawa sketsa gambar untuk melatih kemampuan menggambarnya. Kalau ingin mendapatkan referensi tentang binatang, kebun binatang adalah salah satu pilihan terbaik. Animator perlu mengambil waktu sebanyak mungkin untuk mempelajari segala jenis makhluk di sana.

Tempat-tempat publik seperti supermarket, mall, pertandingan olahraga dan sebagainya juga merupakan tempat referensi untuk observasi dan meningkatkan kemampuan menggambar animator. Kesimpulannya, para animator ini tidak boleh di dalam sebuah ruangan terus menerus.

 

3. Perhatikan hasil karya animator-animator lainnya dan pencapaian mereka.

Daftar animator-animator sangat banyak sejak tahun 1900an. Beberapa mereka memiliki keahlian dalam menggambar animasi secara manual. Dan animator komputer mulai berkembang pesat pada tahun 2000-an. Calon animator ini bisa memperhatikan dan belajar dari mereka pada saat latihan. Dan setelah itu seorang animator kudu menemukan ciri khasnya sendiri.

Tentu seorang animator akan bangga bila hasil karyanya orisinilnya lebih dihargai dibanding jiplakan. Meniru yang kesannya belajar ini juga terkadang bisa terkena masalah hak cipta. Apalagi kalau sampai di-upload di internet. Sekali kesalahan terekspos, nama baik pun rusak dan butuh waktu untuk mengembangkannya kembali.

 

4. Memiliki rekaman demo dan portfolio

Seorang animator perlu memiliki portfolio atau rekaman demo untuk dipresentasikan. Ketika dia sedang menyatakan kemampuannya, sertifikat tidaklah cukup. Orang lain perlu melihat hasil karyanya.

Buat anak-anak yang ke depannya ingin menjadi animator, mereka kudu siap kompilasi hasil karya mereka di dalam CD. Kompilasi ini akan menjadi faktor penentu apakah pemilik perusahaan tertarik untuk memperkerjakan atau bekerja sama dengan mereka.

Seperti CV yang kudu diupdate, para animator perlu memiliki karya terbaru maksimal 6-12 bulan dan juga menunjukkan karya-karya lainnya. Jadi para pencari tenaga kerja kalau animator tersebut bisa menyesuaikan diri dengan trend. Dia juga tidak bisa lupa menunjukkan spesialisasinya. Bila animator menguasai beberapa media, dia bisa membuat rekaman-rekaman terpisah sesuai dengan client yang diprospek.

 

5. Networking

Networking sangat penting bagi seorang animator apalagi mereka yang bekerja sebagai tenaga lepas. Mereka perlu menghadiri konferensi-konferensi yang bersifat teknik animasi. Dia perlu berbaur dengan komunitasnya, membagikan CD rekaman demo, kartu nama atau memutar animasi di handphone untuk ditunjukkan kepada orang lain.

 

Kadang kala kita bisa bertemu dengan para animator terkenal atau produser pada saat konferensi. Jadi konferensi ini membuat sebuah kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan juga masuk ke industri animasi lebih dalam. Dan siapa sangka demo animator ini bisa dilihat saat mereka membutuhkan orang ahli.

 

Lima poin di atas adalah cara menjadi animator pemula yang sukses. Bila animator ingin berkembang lagi, dia masih perlu menguasai 5 hal yang akan dibahas pada tulisan selanjutnya. Jangan lupa dibaca juga.

Anak-anak yang tertarik jadi animator juga jangan lupa dimasukkan ke dalam kursus. Kursus coding anak iBiG Academy juga mengajarkan cara membuat animasi dengan memasukkan unsur coding di dalamnya. Kemampuan coding ini sangat menunjang karena coding menjadi salah satu poin penting agar diterima di perusahaan produksi animasi.

Mari cari tahu lebih dalam dengan menghubungi iBiG Academy di hello@ibigacademy.com atau Whatsapp ke 0812-1177-8838.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us