Search

+
otak-kanan
5 Kiat Melatih Otak Kanan Anak Logika Anda

Dulu anak yang dominan otak kiri adalah anak-anak yang dibanggakan. Mereka ini cenderung logis, obyektif dan analitas dibanding anak dominan otak kanan yang kreatif, intuitif dan penuh ekspresi. Anak-anak ini juga kuat di mata pelajaran eksakta sehingga selalu dibilang anak pintar.

Namun saat ini penilaian manusia telah berubah. Anak-anak kreatif mulai diakui dan dianggap adalah bagian dari salah satu kecerdasan. Bahkan penelitian-penelitian terbaru menyatakan setiap orang haruslah seimbang di otak kiri dan kanan agar pintar dan sukses di masa depannya.

Alasannya otak kiri memang mampu mencerna informasi secara tahap demi tahap, namun jumlah yang diproses kecil dan lama prosesnya. Sementara otak kanan memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap informasi dan disimpan di otak lebih lama. Untuk itulah kita butuh mengembangkan otak logika dan kreatif ini bersamaan.

Sekarang pertanyaannya adalah: apa yang perlu kita lakukan pada anak untuk mengembangkan otak kanan?

Otak belahan kanan mengontrol kemampuan visual. Hal ini juga berarti dia mengontrol kemampuan ingatan fotografik. Fotografik memori adalah kemampuan mengingat secara jelas sebuah gambar setelah melihatnya beberapa kali tanpa menggunakan perangkat lainnya.

Fotografik memori inilah yang akan membantu anak-anak mengingat sebuah informasi secara cepat. Dan untuk bisa mengembangkannya, Anda perlu menstimulasi ingat visual anak dan melakukan aktifitas-aktifitas cepat.

1. Bermain permainan yang menggunakan ingatan visual

Anda bisa memberikan si kecil permainan yang menggunakan ingatan visual. Misalkan Anda membuat 24 kartu berukuran 8×4. Masing-masing kartu ini haruslah memiliki gambar yang sama persis dan buatlah penuh warna warni.

Selanjutnya, Anda perlu menyusun kartu-kartu secara berderet di permukaan lantai atau meja. Mintalah si kecil tampak depan kartu tersebut. Anda perlu memberikan waktu beberapa menit kepada si kecil untuk mengingatnya. Selanjutnya hadapkan bagian belakang kartu ke anak dan mintalah dia menemukan kartu yang sama dari deretan tersebut.

2. Gerakkan kartu pictorial secara cepat

Anda sebagai orang tua bisa stimulasi otak kanan anak dengan sibakkan kartu pictorial secara cepat. Misalkan 1 kartu per detik. Ketika anak-anak melihat kartu-kartu yang disibakkan secara cepat, otak kanan mereka akan terstimulasi oleh kecepatan. Pada saat yang sama, anak-anak akan mencoba untuk ingat kartu tersebut. Kemampuan mengingat secara instan anak pun terbentuk.

Anda pun perlu memilih kartu pictorial dengan tepat. Untuk melatih otak kanan dan mengembangkan ingatan visual, Anda perlu menggunakan kartu-kartu yang besar, berwarna namun tanpa huruf. Alasannya, kata-kata diproses oleh otak kiri yang adalah juga otak yang mempelajari bahasa. Di sisi lain, kalau Anda ingin anak Anda belajar kata-kata atau bahasa, gunakan kartu yang kombinasi tulisan dan gambar.

3. Menyusun puzzle

Anda bisa memberikan permainan kreatif seperti puzzle kepada anak-anak. Puzzle seperti Jigsaw puzzle atau 3D Puzzle bisa membantu anak-anak melatih otak belahan kanan. Selain itu, saat memainkannya kemampuan kognitif anak-anak seperti koordinasi mata dan tangan meningkat. Motorik halus dan juga ingatan juga berkembang dengan pesat.

Anda juga bisa memberikan permainan kreatif Lego atau Tangram untuk memberikan kebebasan anak berimajinasi dan membentuk mainan yang ingin dia mau. Entah itu bangunan ataupun binatang. Sebagai orang tua, Anda juga bisa bantu bertanya barang apa yang sedang dia ciptakan agar mengembangkan lebih lagi sisi imajinasinya.

4. Melakukan berbagai olahraga
  • Menghubungkan titik-titik

Buatlah titik atau obyek di sebelah kiri pandangan terjauh anak Anda. Setelah itu lakukan yang sama di titik sebelah kanan. Mintalah anak gerakkan mata dari titik yang satu ke titik yang lain. Gerakan ini akan membantu otak kiri dan kanan bersamaan.

  • Bernafaslah dengan lubang hidung sebelah kiri

Sebuah penelitian di tahun 1994 menyatakan menarik dan menghembuskan nafas lewat lubang hidung kiri akan membuat otak bagian kanan lebih aktif dan dominan. Hal yang sebaliknya juga berlaku ketika kita bernafas dengan lubang hidung sebelah kanan.

  • Menggelitik

Sebuah studi menyatakan pemikiran positif dan tawa akan meningkatkan sisi kreatifitas karena menstimulasi otak Prefrontal Cortex. Otak inilah yang berkaitan dengan pengambilan keputusan dan emosi.

5. Ikutkan kursus

Anda juga bisa menginvestasikan berbagai kursus untuk meningkatkan sisi kreatif anak. Berbagai kursus yang cocok untuk anak logika dalam meningkatkan kreatifitas adalah kelas coding dan kelas animasi.

Buat Anak Anda yang lebih dominan otak kanan atau kreatif, mari baca tips melatih otak kiri anak kreatif Anda.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us