Search

+
pengaruh-gadget
5 Pengaruh Gadget Secara Positif Terhadap Anak

Orang tua sering takut pengaruh gadget pada anak mereka. Mereka sudah melihat anak-anak yang terlalu sibuk bermain game. Mereka tidak suka belajar, tidak mau mengerjakan tugas-tugas sekolah dan marah saat diminta melakukan pekerjaan rumah. Orang tua pun mulai bertanya, adakah pengaruh gadget secara positif terhadap anak?

Mari kita mulai dengan manfaat teknologi itu sendiri. Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah membuat banyak dampak perubahan di setiap area kehidupan. Misalkan, gadget tidak hanya memampukan kita untuk berkomunikasi jarak jauh. Para developer telah membuat begitu banyak aplikasi yang menjawab kebutuhan harian kita. Kita bisa membuat pengingat jadwal meeting, mencari tahu informasi yang kita inginkan, hiburan, memesan makanan dan lain-lain.

Nah, gadget juga berpengaruh baik bagi pendidikan anak.

1. Pencarian Informasi

Seorang anak harusnya mencari Informasi yang paling lengkap di perpustakaan. Mereka bisa menemukan berbagai data-data yang tersebar dari berbagai zaman di sini. Namun kadang perpustakaan sekolah atau pemerintah kurang lengkap. Atau karena faktor lokasi, anak-anak harus mengandalkan perpustakaan keliling yang lebih terbatas pilihannya.

Apapun alasannya, mereka bisa menggunakan gadget untuk membantu mereka pencarian informasi. Mereka hanya perlu memasukkan kata kunci ke mesin pencarian dan mereka akan mendapatkan data dan informasi untuk proyek sekolah mereka.

2. Globalisasi

Kemampuan gadget untuk memperluas jejaringan anak-anak Anda telah memampukan mereka bertemu anak-anak dari belahan bumi yang berbeda. Mereka juga bisa mengikuti berbagai kelas-kelas tambahan secara online dan bertukar pikiran dengan guru atau murid-murid di sana. Kelas-kelas online yang tersedia juga cukup beragam; menggambar, memasak, musik, fotografi dan masih banyak lagi. Globalisasi ini juga membantu anak-anak untuk lebih lancar berbahasa asing.

3. Game edukatif

Salah satu cara belajar yang baik adalah belajar sambil bermain. Alasannya, anak-anak itu senang bermain dibanding kegiatan yang serius. Nah, dengan memahami pola pikir seperti inilah, maka ahli pendidikan membuat metode activity-based approach. Metode ini telah mengurangi tekanan emosi dan sosial yang sering menghambat pembelajaran anak. Salah satunya adalah denganc ara bermain.

Untuk itulah guru-guru memanfaatkan teknologi dan game untuk mengajarkan anak dalam mengeja, berhitung dan masih banyak lagi. Dengan visualisasi yang menarik, anak-anak tertarik untuk memainkannya. Sebagai orang tua, anak juga bisa memberikan gadget pada anak dengan mengunduh macam-macam game edukatif dalam membantu proses belajarnya. Gadget pun bisa membawa pengaruh yang positif.

4. Edukasi tanpa ribet

Ketika Anda masih kecil, masih ingat betapa beratnya buku-buku yang dibawa agar bisa sekolah? Selain buku pelajaran, Anda juga membawa buku pekerjaan rumah dan lain-lain. Proses yang satu ini sudah lebih dipermudah berkat teknologi. Setiap murid yang sekolah sudah diberikan aku email masing-masing. Mereka bisa mendapatkan informasi peer, mengerjakan peer dengan berbagai aplikasi online dan berikan dikoreksi guru secepat mungkin. Mereka dan orang tua juga bisa mendapatkan informasi progress atau nilai mereka lebih gampang berkat kecanggihan teknologi.

5. Web seminar

Tidak semua keluarga memiliki budget untuk mengirimkan anaknya ke field trips yang berhubungan dengan mata pelajaran. BIla dibiarkan nilai-nilai akademis anak akan terkena dampaknya. Tetapi berkat teknologi, murid-murid bisa menggunakan internet dan mengunjungi berbagai web seminar yang diadakan oleh museum dan institusi lainnya.

Dengan segala keuntungan yang didapat dari perkembangan teknologi, Anda tidak bisa menghentikan anak menggunakannya. Namun penting bagi Anda untuk mengarahkan anak dalam penggunaan teknologi.

Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua:

1. Membatasi waktu penggunaan gadget terhadap anak

Anda perlu buat jadwal penggunaan gadget pada anak. Misalkan, anak 2-3 tahun, mereka hanya diberikan waktu 1 jam bermain gadget. Anak-anak 4-5 tahun mendapatkan jam bermain 2 jam.

2. Internet aman untuk anak

Internet memiliki banyak informasi dan tidak semuanya sesuai dengan santapan anak-anak. Kominfo telah meluncurkan fitur Safe Mode di mesin pencarian per 7 Agustus 2018 kemarin. Jadi bila anak Anda atau seseorang mencoba menggunakan laptop atau gadget untuk akses pornografi, maka mesin pencarian tidak akan menampilkannya.

3. Menyekolahkan anak ke kursus yang berkaitan dengan teknologi

Anak-anak generasi Gen Z yang kelahiran tahun 1995 – 2014 penting untuk memahami teknologi. Selain mereka adalah anak yang terpapar oleh teknologi sejak masih kecil, mereka kudu menguasainya. Kursus coding anak untuk Gen Z akan sangat membantu mereka dalam memahami algoritma komputer, conditional dan teknik problem solving.

Mari orang tua, kita sama-sama mengarahkan anak-anak sehingga pengaruh gadget bisa positif bagi mereka.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us