Search

+
mengetahui-bakat-anak
5 Tips Jitu Mengetahui Bakat Anak

Pada saat anak-anak mengikuti kelas free trials di iBiG Academy, kita sering memperhatikan potensi-potensi yang dimiliki mereka. Dan kita terkaget betapa beragamnya bakat yang kita temukan dalam diri mereka. Orang tua pasti juga merasakan kesenangan dan kebanggaan yang sama ketika mengetahui bakat anak.

Bakat adalah sebuah potensi yang ada diri setiap anak. Bakat ini ada yang diturunkan namun bisa saja agak berbeda dengan anggota keluarga lainnya. Apapun bakat si kecil, kita orang tua maupun guru perlu mendukung mereka.

Cara mencari tahu bakat anak:

1. Mengizinkan dia eksplorasi

Anak-anak itu biasanya selalu penasaran. Mereka senang mencoba sesuatu yang baru. Sebagai orang yang lebih dewasa, kita perlu membiarkan anak-anak jelajah rasa penasaran dia selama kegiatan tersebut positif. Biar kita tidak menerus khawatikan mereka, kita bisa lebih memilih mendampingi mereka. Bila mereka sudah cukup besar, kita bisa belajar untuk percaya dengan pilihan mereka setelah diskusi bersama.

 

2. Menstimulasi dan memperbesar wawasan mereka

Kalau kita belum menemukan bakat seorang anak, kita bisa stimulasi dia lewat berbagai kegiatan dan informasi-informasi menarik seputar profesi.

Beberapa kegiatan yang bisa stimulasi adalah sebagai berikut:

  • Mengajaknya ke museum.

Salah satu cara cepat memperkenalan profesi adalah mengunjungi museum. Museum itu banyak jenisnya. Mulai dari museum kesenian, arkeologi, biografi, sejarah, perang dan lain-lain. Di dalam museum, dia bisa belajar beragam profesi seperti pelukis, arkeolog, tentara, kurator, penyanyi, presiden dan lain-lain.

  • Memberi buku tokoh dunia dan sejarah

Banyak sekali buku-buku yang mengisahkan sejarah tokoh-tokoh terkenal. Mereka akan memberikan inspirasi hidup kepada anak-anak dan juga profesi-profesi. Misalkan Albert Einstein, Helen Keller, Florence Nightingale, Thomas Alva Edison dan lain sebagainya.

  • Mengajaknya berolahraga

Olahraga baik untuk kesehatan anak. Kita bisa mengajaknya berenang, bermain badminton, ice skating, futsal dan lain-lain. Bonusnya, anak-anak mungkin kepikiran untuk menjadi atlit di bidang olahraga.

  • Mengajak mereka menonton film atau pertunjukan

Menonton film atau pertunjukkan akan membantu anak-anak berkenalan dengan dunia seni. Kita tidak berbicara hanya mengenai aktor dan penyanyi. Kita bisa memperkenalkan orang-orang yang berada di belakang layar juga seperti lighting, audio dan sebagainya.

  • Bermain game

Saat ini banyak game bergenre simulasi. Misalkan simulasi memiliki bisnis, mengatur traffic pesawat di bandara, dokter, membangun rumah dan lain-lain. Mereka bisa berpikir untuk menjadi semua profesi yang disimulasi atau malah kepikiran untuk terlibat dalam pembuatan video game.

  • Mengikuti kursus

Kursus bisa membantu anak-anak untuk menemukan bakat dan minatnya. Ketika anak-anak tampaknya belum menemukan minat, orang tua bisa memasukkannya ke dalam kursus. Kadang mempraktekkan langsung sebuah materi pelajaran lebih menarik minat anak-anak dibanding hanya sekedar melihat. Selain itu, persahabatan dengan anak-anak yang memiliki minat yang sama akan membuat dia semakin betah menekuni.

 

Agar stimulasi ini efektif, kita perlu mengajak si kecil melakukan kegiatan di atas berkali-kali. Ketika dia telah menemukan minatnya, dia akan menolak kegiatan yang kurang disukainya. Dan dia ajak orang tua ke tempat favoritnya atau membeli buku yang sesuai dengan minatnya.

Sekalipun profesi-profesi anak ke depannya mungkn belum ditemukan sekarang, tapi lewat kegiatan ini, wawasan mereka akan profesi bertambah. Stimulasi ini dimaksud agar mereka perlu mencoba sesuatu yang baru.

 

3. Menanyakan

Kadang-kadang kita bisa mengetahui bakat dan minat anak lewat berkomunikasi dengan dia. Beberapa anak terutama yang tipe introvert tidak akan memberitahukan minatnya sebelum ditanyakan. Ada juga ada yang malah tidak berpikir tentang semuanya itu dan hanya ingin mencoba segala sesuatu dan akhirnya kehilangan minat.

Jadi kita sebagai orang yang lebih dewasa bisa menanyakan dan membimbing mereka lewat tanya dan jawab. Kita bisa bawa sesi ini dengan santai dan tanya jawab sekalipun jawaban mereka bisa kita pertimbangkan. Kita juga perlu belajar membedakan keinginan dan ketertarikan.

 

4. Mengikuti Tes Bakat

Kita bisa mengikutkan anak ke tes bakat. Anak-anak akan diminta untuk melakukan tes tertulis berjam-jam. Setelah itu mereka akan bertemu dengan psikolog setelah laporan keluar. Dari dari hasil tes ini, mereka akan direkomendasi jurusan yang sesuai untuk mereka.

Tes yang satu ini memang hanya berlaku untuk anak-anak yang sudah memasuki remaja seperti 12 tahun ke atas. Alasannya, anak-anak perlu bisa membaca, menulis dan berpikir serta fokus mengerjakan tes.

Tes bakat ini biasa dilakukan untuk menghindari anak-anak salah memilih jurusan di SMA ataupun Universtias. Kesalahan jurusan biasanya membuat anak-anak menjadi stress dan kadang memilih drop out.

 

5. Mengerucutkan minat yang sudah ditemukan

Bila kita sudah melakukan keempat tahapan ini, kita seharusnya sudah menemukan bakat dan minat anak. Setelah itu kita perlu mengerucutkannya. Misalkan, anak-anak ingin menjadi penari. Sementara banyak sekali jenis-jenis tarian yang bisa dikuasai anak misalkan tarian tradisional, modern dance, ballet dan lain sebagainya.

Pengerucutan minat ini biasanya terjadi dengan sendirinya ketika mereka menemukan informasi-informasi yang menarik. Ketika kita mengerucutkan minatnya, akan lebih mudah bagi kita untuk investasi ke dalam kehidupan mereka. Kita dan anak-anak juga lebih mudah merancang langkah-langkah yang bisa diambil agar cita-cita si kecil tercapai.

 

Setelah kita sudah mengetahui bakat anak, kita sekarang bisa melakukan perencanaan. Bila anak-anak sudah cukup besar, kita justru bisa meminta mereka membuat perencaan 5-10 tahun ke depan. Seperti kursus yang perlu diikuti dan dana yang perlu disiapkan. Keterlibatan anak bisa membuat mereka menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan melihat diri mereka sendiri berhasil.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us