Search

+
cara-agar-semangat-belajar
8 Cara Agar Semangat Belajar Tumbuh

Anak-anak yang semangat belajar adalah anak-anak yang paling banyak menyerap ilmu pengetahuan. Dan kami bersyukur anak-anak iBiG Academy memiliki semangat belajar yang tinggi. Mereka datang dengan rasa penasaran untuk mencoba praktek materi coding yang dibagikan. Mereka pulang dengan ekspresi wajah tersenyum. Seperti apa cara agar semangat belajar tumbuh?

Banyak kondisi-kondisi mempengaruhi semangat belajar anak saat di tempat kursus. Kadang semangat belajar bisa muncul ketika ada minat, pergaulan, suasana ruangan dan lain sebagainya. Beberapa tips yang kami bagikan ini bisa Anda terapkan di dalam rumah. Jadi anak-anak tetap semangat belajar ketika di kursus maupun di rumah.

 

1. Mengenal tipe pembelajaran anak

Tipe pembelajaran anak itu berbeda-beda. Kami membagikannya menjadi 3 tipe belajar anak yaitu auditory, visual dan kinestetik. Tidak ada tipe belajar yang paling bagus dan sebagai tenaga pengajar, kami belajar mengenali ketiganya ini.

Anak-anak auditory adalah anak-anak yang baru bisa menangkap materi yang dibagikan ketika mereka mendengar. Ketika guru menyampaikan informasi lewat kata-kata, mereka akan menyimak dan lebih semangat belajar. Anak-anak ini juga merasa nyaman ketika mereka mendengarkan lantunan musik ketika mereka sedang mengerjakan pekerjaan rumah mereka.

Anak-anak visual adalah anak yang lebih gampang memahami sebuah materi ketika mereka melihat. Baik lewat gambar atau melihat proses pembuatan produk keterampilan. Mereka cenderung senang membaca buku dan melihat gambar untuk menyerap materi pelajaran yang dibagikan.

Anak-anak kinestetik ini tampaknya tidak bisa diam di kelas. Mereka cenderung bergerak, entah menggerakkan sebagian kecil tubuhnya seperti kaki saat belajar. Anak yang sering dianggap nakal ini lebih suka menggerakan tubuhnya untuk mempelajari sesuatu. Misalkan membuat perahu dari kertas yang tidak mudah di tenggelam di atas air.

Semakin Anda mengetahui tipe pembelajar anak, maka lebih mudah bagi Anda mengetahui cara-cara mengajar yang tepat buat si kecil. Jadi anak Anda lebih senang tipe belajar seperti apa?

 

2. Suasana yang kondusif

Suasana sangat mempengaruhi keinginan belajar anak. Beberapa anak akan kesulitan belajar bila mereka berada di ruangan yang sangat berisik, berantakan dan kotor. Mereka perlu ruangan dengan warna-warna cerah untuk meningkatkan semangat belajar mereka. Beberapa warna yang mendukung kegiatan belajar mengajar adalah kuning, biru, hijau, coklat dan oranye.

Bila tidak memungkinkan bagi Anda untuk mengubah warna ruangan. Anda bisa memberikan aksen warna-warna tersebut lewat beberapa barang seperti buku tulis, meja belajar, lemari, laptop dan lain-lain.

 

3. Personalized Training

Setiap anak memiliki kemampuan belajar yang berbeda-beda. Beberapa anak lebih gampang memahami logika dibanding rasa karena sudah terbiasa menggunakannya. Begitu pula sebaliknya. Selain itu latar pendidikan, keluarga dan pengalaman juga mempengaruhi kemampuan anak.

Di iBiG Academy, setiap anak diberikan porsi yang sesuai dengan kemampuannya dan bukan usianya. Kami ingin mereka memahami konsep coding secara bertahap bukan hanya sekedar membagikan materi. Keinginan agar mereka menangkap apa yang dibagikan inilah yang membuat setiap murid mendapat materi yang sedikit berbeda.

 

4. Teman-teman yang senang belajar

Semangat itu menular. Ketika Anda berada di ruangan dengan orang-orang yang berpikir positif dan semangat, maka Anda pun akan tertular. Mungkin Anda tidak berubah dalam waktu 1-2 jam. Tetapi jika terus menerus berada di ruangan yang sama dan bergaul maka Anda juga akan berubah.

Anak-anak di kursus coding kami ini sering diminta untuk kerjasama dalam menyelesaikan sebuah masalah. Hal ini sangat membantu anak-anak yang baru untuk ikut antusias, berbagai pengalaman dan pengetahuan agar mereka sama-sama menjadi lebih cerdas.

 

5. Belajar konsep dan praktek secara bersama-sama

Beberapa mata pelajaran seperti coding atau matematika itu lebih seru kalau dipraktekkan dibanding hanya memahami konsep. iBiG Academy menawarkan perbandingan teori dan praktek itu 20 : 80. Jadi sebagian besar anak-anak akan menghabiskan waktunya untuk programming.

Bagusnya lagi, programming di kursus kami diperkenalkan lewat visual programming terlebih dahulu untuk para pemula. Bila mereka membutuhkan tantangan yang lebih, text programming selalu siap kami bagikan.

 

6. Memberikan jeda bila diperlukan

Tidak semua anak memiliki fokus yang lama saat belajar. Kadang mereka letih berpikir sehingga butuh jeda agar pikiran mereka kembali kreatif dan penuh dengan ide baru. Kadang kala usia juga menjadi kendala fokus belajar anak. Anak-anak yang berusia lebih kecil lebih pendek rentang fokusnya dibanding anak yang lebih besar.

Kami tidak bisa memaksakan mereka untuk fokus terus menerus. Kami memberikan break time selama beberapa menit dan meminta mereka kembali mengerjakan tugasnya kembali.

 

7. Bahasa yang membangun dan tantangan yang cukup

Anak-anak membutuhkan bahasa yang membangun. Mereka butuh pujian tidak hanya teguran melulu. Mereka perlu diberitahu bagian mana yang mereka telah lakukan dengan baik. Atau area yang masih perlu ditingkatkan. Guru kami selalu evaluasi murid di setiap akhir pelajaran agar anak-anak ingin terus berkembang.

Tantangan juga dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Anak-anak selalu diajak untuk berpikir dengan perspektif berbeda. Mereka perlu menemukan cara lain agar susunan pemrogramannya menjadi lebih sederhana. Selain itu mereka juga perlu sadar kalau tidak ada satu cara yang pasti dalam programming.

Namun tantangan yang berlebihan akan membuat mereka terpuruk. Jadi kami perlu melihat kemampuan murid dalam menghadapi level tantangan.

 

8. Minat dan bakat

Setiap anak memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda. Anak-anak yang sudah menemukan minat dan bakatnya di satu area tertentu tentu akan lebih semangat belajar dalam mengembangkannya dibanding pelajaran yang dia tidak sukai.

Sekalipun beberapa kursus disediakan bukan hanya untuk mengembangkan minat dan bakat saja, tetapi mempersiapkan mereka menghadapi masa depan. Misalkan, kursus coding anak bermanfaat agar anak-anak siap menghadapi era teknologi yang akan berkembang semakin pesat setiap harinya.

 

Sekian cara agar semangat belajar tumbuh. Semoga bermanfaat bagi para orang tua yang membaca.

 

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us