Search

+
merangsang-kecerdasan-anak
9 Cara Untuk Merangsang Kecerdasan Anak

Anak cerdas adalah kebanggaan orang tua. Selain itu, anak-anak yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi biasanya lebih mudah menggapai cita-cita. Apalagi ditambah dengan dukungan, pola didik yang merangsang kecerdasan anak dan waktu, setiap anak pasti bisa sukses.

Sebelum kita membahas tentang meningkatkan kecerdasan anak, kita perlu mencari tahu dulu makna dari kata itu sendiri. Kecerdasan adalah kemampuan anak untuk tidak hanya mengingat namun memahami informasi yang dibagikan.

Salah satu contohnya adalah kita mengajari mereka kalau burung bisa terbang. Minimal anak ini ketika melihat sesuatu yang mengepakkan sayap, dia bisa mengenalinya sebagai burung. Atau ketika anak-anak memahami konsep programming di kelas coding iBiG Academy, mereka bisa mempraktekkannya sekalipun mereka menggunakan bahasa pemrograman yang berbeda.

Sebagai tenaga pengajar ataupun orang tua, kita perlu selalu mengetahui cara agar kecerdasan anak-anak ini keluar dan berkembang maksimal. Inilah tips-tipsnya.

 

1. Membatasi waktu bermain gadget

Bermain gadget adalah kegiatan yang disukai anak-anak. Kalau gadget sudah ada di tangan, mereka sulit melepaskannya. Bahkan kadang orang tua memberikan anak gadget untuk membuat mereka tenang.

Gadget ada sisi baik dan buruknya untuk anak-anak. Mereka bisa mengedukasi anak-anak dengan mempermudah pencarian informasi atau bermain sambil belajar di game. Di sisi lain, game menyebabkan anak susah fokus dan tingkat kecerdasan anak berkurang.

Apakah bermain gadget diperbolehkan? Tentu saja. Asalkan kita bisa membatasi waktu bermain mereka. Atau mengalihkan anak-anak ke kegiatan yang lebih produktif seperti kursus coding anak. Mereka bisa belajar coding untuk menjadi pembuat game ke depannya.

 

2. Membaca buku

Buku adalah jendela pengetahuan. Baik buku itu berupa e-book dan buku yang dicetak. Jadi kita membiasakan anak-anak untuk senang membaca sejak kecil. Kita bisa memulai dengan buku yang banyak bergambar seperti buku dongeng.

Bila anak-anak tampaknya bosan, kita bisa membuat kegiatan ini semakin menyenangkan dengan memberikan intonasi yang lucu ketika membaca. Untuk anak yang sudah semakin besar, kita bisa memilihkan buku-buku yang sesuai dengan minatnya. Yang penting kita melihat dulu isi bukunya dan aman dikonsumsi anak seusia dia.

 

3. Makan makanan bergizi

Otak adalah salah satu organ yang “sangat kelaparan” kata Bethani Thayer, seorang pakar Nutrisi dan juru bicara American Dietetic Association (ADA). Dialah organ pertama yang menyerap nutrisi setiap kali kita makan. Untuk itulah anak-anak butuh makan makanan dengan gizi yang tepat.

Ikan adalah salah satu masakan yang sering disebut mampu menaikkan kemampuan otak anak. Dan fakta itu benar karena dia mengandung protein dan beberapa zat penting lainnya yang dibutuhkan oleh otak. Beberapa makanan lain selain ikan yang kaya manfaatnya adalah telur, kacang-kacangan, daging merah, daging putih, sayuran berwarna, buah beri dan susu.

4. Tidur yang cukup

Anak-anak membutuhkan tidur yang cukup setiap harinya agar mereka bisa fokus belajar kembali. Dan kebutuhan tidur berkurang ketika anak-anak beranjak besar. Anak-anak berusia 7-12 tahun misalkan hanya butuh waktu tidur sekitar 10-11 jam. Berbeda dengan anak bayi baru lahir yang membutuhkan tidur 14-15 jam.

 

Kenapa anak-anak butuh tidur yang cukup? Otak menggunakan waktu tidur untuk membuang racun. Ketika kita tidur, sel otak menyusut dan membuka saluran untuk cairan pembersih otak keluar. Hasilnya adalah setiap kali anak-anak bangun tidur, mereka bisa berpikir dengan jernih kembali. Bahkan ide-ide kreatif bisa bermunculan.

 

5. Mengajak anak berkomunikasi

Berkomunikasi tidak hanya memperat hubungan antara orang tua dan anak. Tetapi juga kesempatan bagi orang tua untuk membagikan pengetahuan ke anak. Anak-anak pada dasarnya terlahir penasaran. Mereka begitu polos dan hanya memahami segala sesuatu sebatas pengalaman dan pengetahuan yang dibagikan orang tuanya.

Sebelum anak-anak beranjak dewasa, saat mereka masih anak-anak adalah masa terpenting untuk membangun komunikasi. Ketika mereka sibuk bertanya, kita pun perlu menjawab dengan senang hati. Kita juga bisa memberikan pertanyaan ke mereka supaya mereka bisa berpikir kritis ke depannya.

 

6. Mengenal kecerdasan anak dan investasi di dalamnya

Setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda. Penting bagi orang tua untuk mengenal kecerdasan anaknya sendiri. Berdasarkan Dr. Howard Gardner, dia membagikan kecerdasan ini menjadi 8. Kecerdasan spasial, logika matematika, naturalis, interpersonal, intrapersonal, kinestetik, linguistik dan musik.

Setelah mengetahuinya, orang tua bisa mencarikan kursus yang sesuai untuk perkembangan kecerdasan anak. Untuk orang yang memiliki anak dengan kecerdasan spasial dan logika matematika, orang tua bisa memasukkannya ke kursus coding anak untuk belajar programming dan animasi.

 

7. Memuji anak

Kita perlu memuji anak. Saat ini kita sering melihat sisi yang cukup ekstrim. Orang tua atau guru yang terlalu memuji anak padahal tidak ada pencapaian. Atau orang tua atau guru yang mengkritik padahal anak-anak tersebut telah berusaha semaksimal mungkin.

Kita perlu seimbang dalam memberikannya. Misalkan anak yang sebelumnya tidak semangat belajar matematika dan akhirnya mendapatkan peningkatan nilai akademis, kita perlu memberinya pujian. Pujian ini sangat penting bila ada perubahan sikap dari buruk menjadi baik.

Anak-anak yang dipuji biasanya lebih semangat untuk terus melanjutkan perubahan yang baik. Selain pujian, pemberian hadiah juga merupakan ide yang bagus.

 

8. Mengikuti Kompetisi

Anak-anak perlu mengikuti kompetisi sesekali. Kompetisi yang sehat dan sesuai minat anak akan membuat mereka belajar lebih. Ketika mereka banyak belajar maka secara tidak langsung kecerdasan mereka juga meningkat

 

9. Lingkungan yang suka belajar

Orang tua yang senang belajar biasanya memiliki anak yang juga senang belajar. Alasannya, mereka meniru kebiasaan orang tua dan bila terus menerus dilakukan, mereka juga suka belajar. Ketika mereka sudah besar, mereka juga bergaul dengan teman-teman yang merangsang kecerdasan anak tersebut.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us