Search

+
profesi-desain-grafis
Asyiknya Memiliki Profesi Desain Grafis. Kenapa Begitu?

Halo parents, entah disadari apa tidak, profesi desain grafis sedang dicari oleh orang. Tidak hanya perusahan besar, bahkan bisnis UKM juga melirik graphic designer. Hal ini wajar saja, karena desain grafis sangat membantu pemasaran produk dan meningkatkan penjualan. Apalagi iklan-iklan di dunia digital dipatok lebih lebih murah dan menjangkau lebih banyak calon pelanggan dibanding iklan-iklan tradisional.

Selain profesinya yang sedang banyak dicari ini, seseorang yang menggeluti bidang ini memiliki banyak keuntungan yang tidak banyak dimiliki profesi lain. Apalagi anak-anak memiliki spesialisasi desain grafis tertentu. Simak yuk.

 

1. Mengekspresikan Kreatifitas

Buat anak-anak yang terlahir kreatif dan menyukai seni mengambar, profesi graphic designer adalah suatu kebahagiaan. Pasalnya mereka bisa lebih bisa menghasilkan dibanding menjadi pelukis konvensional karena sedang banyak dicari. Makanya jangan heran kalau orang-orang yang suka menggambar beralih ke gambar digital.

Tidak ada salahnya memulai dengan belajar seni menggambar yang konvensional dan beralih ke sini. Karena para pelukis ini hanya berganti medium dalam menghasilkan sebuah karya yang menarik. Bila dulu mereka menggambar di atas kanvas, maka sekarang mereka menggunakan drawing pad. Pilihan warna komputer juga tidak kalah bagusnya dengan kuas.

Beberapa desain grafis yang senang menggambar juga masih memegang kuas untuk merasakan kembali goresan kuas di atas kanvas di waktu luang mereka.

 

2. Bisa dicetak atau tampilan di layar perangkat elektronik

Medium pelukis konvensional adalah kanvas putih. Namun medium seorang desainer grafis adalah situs atau kertas yang akan dicetak. Percetakan sendiri sudah lama berjalan mulai dari kartu nama, brosur, spanduk dan lain-lain. Hal yang lebih baru adalah desain situs.

Pada saat membuat desain untuk situs, seorang desainer tidak hanya perlu memiliki kemampuan menggambar dan penggunaan aplikasi menggambar. Mereka harus memiliki kemampuan programming seperti php dan css. Mereka juga perlu mengetahui pengetahuan dasar akan layout situs yang bagus.

Seorang desainer yang bisa beradaptasi dari kanvas ke situs atau percetakan bisa meningkatkan bisnisn pribadinya secara cepat.

 

3. Jumlah calon client yang banyak

Beberapa bisnis memiliki jumlah client yang terbatas namun semua bisnis membutuhkan desain grafis. Seperti yang telah kami sebutkan, desain grafis dicari dari perusahaan besar hingga ke UKM. Mereka semua butuh melakukan marketing di media cetak ataupun online dan seorang graphic designer akan mempermudah pekerjaan mereka.

Selama bisnis masih ada dan tetap berkembang, seorang desainer pasti akan selalu dibutuhkan. Sekalipun kompetisi juga akan sengit setiap harinya, namun bila seorang anak dibekali dengan kemampuan adaptasi dan keinginan untuk mencari tahu trend, dia bisa bertahan di profesi yang satu ini.

 

4. Freelance atau uang tambahan

Salah satu keuntungan dari pekerjaan sebagai graphic designer adalah bisa mengambil pekerjaan sebagai freelance. Anak-anak bisa memiliki kerja sebagai tenaga lepas saja atau kombinasi dengan pekerjaan di kantoran untuk menambah uang jajan.

Saat ini orang-orang yang mencari tenaga freelance baik dari dalam maupun luar negeri bertambah banyak. Anak-anak bisa mendapatkannya di internet. Yang penting adalah para desainer ini memiliki portfolio yang sering diupdate agar calon pemberi kerja bisa memutuskan apakah tastenya sesuai.

 

5. Memiliki bisnis sendiri

Rata-rata milenial ingin memilih untuk bekerja sebagai wirausaha dibanding menjadi pegawai perusahaan. Kalau mereka memiliki kemampuan desain grafis, mereka bisa mengubah pekerjaan tenaga lepas menjadi perusahaan.

Saat menjalani bisnis, mereka bisa belajar cara bersikap dan bertindak manager dan direktur. Dan sebuah bisnis yang berjudul perusahaan juga memungkin mereka untuk menerima client-client besar. Hal ini berarti penghasilan yang lebih besar.

 

6. Bekerja di kantor

Opsi ketiga lulusan desain grafis adalah bekerja di kantor. Tidak ada yang salah dari bekerja di kantor karena mereka bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda dari tenaga lepas. Orang-orang kantoran memahami struktur organisasi dan bisa membangunnya lebih baik.

Seorang desain grafis yang bekerja di kantoran juga memiliki penghasilan yang lebih stabil sehingga mereka tidak perlu pusing dengan pemasukan bulanannya. Salah satu kerugiannya adalah kreatifitas mereka dibatasi. Namun jangan khawatir, bila mereka bisa mengatur waktu, mereka bisa bekerja sambilan sebagai tenaga lepas.

 

7. Tidak membutuhkan banyak modal

Seorang desainer grafis tidak membutuhkan banyak modal dibanding pekerjaan lain. Apabila dia sudah memiliki laptop atau yang komputer yang layak dengan layar lebar, serta aplikasi-aplikasi yang mumpuni, dia sudah bisa bekerja.

Selanjutnya dia perlu tetap kreatif, bekerja keras, mau belajar dan menemukan koneksi-koneksi baru agar bisnis berkembang. Bahkan dia bisa menggunakan kemampuannya untuk membuat desain menarik agar bisa menjalani bisnis jualan online.

 

8. Pengeluaran tidak terlalu besar

Buat orang-orang yang ingin bisnis sendiri di bidang desain grafis, pengeluaran juga boleh dibilang tidak terlalu banyak. Kalau memang client ingin hasil karya dicetak, kita bisa memasukkannya dalam penawaran.

Seorang desainer grafis yang baru juga tidak selalu butuh pegawai tetap. Mereka bisa menjadi tenaga kerja lepas lain yang cocok untuk mengerjakan proyek bersama. Selain komputer dan aplikasi, mereka cuman perlu membayar web hosting dan biaya pemasaran.

 

 

Keuntungan menjadi desain grafis sangat banyak terutama buat anak-anak yang memiliki minat dan gairah di bidang senin. Untuk mendapatkan kemampuann menggambar digitalnya juga kadang bisa dilakukan secara otodidak. Yaitu sering menggambar, membaca tutorial dan masih banyak lagi.

Namun satu hal yang tidak bisa dihindari dari mendapatkan profesi desain grafis adalah mereka kudu melek konsep komputerisasi. Mereka perlu cari tahu cara kerja aplikasi dan juga belajar coding bagi mereka yang ingin terlibat di animasi dan desain situs.

Kalau penasaran tempat kursus coding buat anak-anak di daerah BSD, silahkan mampir The Icon Busines Park – BSD atau menghubungi kami di 0812-1177-8838 untuk free trials. Anak-anak cukup membawa laptop charger dan mousenya sendiri.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us