Search

+
Jenis Tes IQ dan Kenapa Penting Bagi Anak
Begini Cara Orang Tua Hebat Melatih Logika Anak

Jika ingin menjadi orang tua yang baik, Anda harus mulai melatih logika anak. Bukan hanya memasukkan anak ke tempat kursus. Bukan juga hanya membantu anak mengerjakan PR agar nilainya bagus.

Menyiapkan anak untuk masa depan. Itu yang harus Anda pikirkan. Dan apakah membantu anak mengerjakan PR dan memasukkan anak ke lembaga kursus itu cara yang tepat? Sepertinya tidak.

Mengapa tidak? Karena apa yang Anda lakukan justru tidak membuat Anda siap untuk menghadapi kehidupan. Yang perlu Anda lakukan adalah melatih logika anak. Karena dengan cara inilah anak akan siap untuk menatap masa depan.

Mengapa Logika Anak Harus Dilatih?

Orang tua seharusnya tidak lagi membuat standard bahwa anak yang cerdas itu yang hafalannya cepat dan banyak. Anak dianggap hebat jika logikanya bagus. Itulah mengapa Anda sebagai orang tua harus mulai mengasah logika anak.

Jika Anda masih menganggap bahwa anak yang cerdas itu anak yang hafalannya banyak, maka anak akan berhadapan dengan komputer. Sekarang, komputer memiliki kapasitas penyimpanan yang besar. Belum lagi AI atau Artificial Intelligence.

Maka jika masih menganggap anak itu cerdas ketika kemampuan hafalannya bagus, Anda bukan orang tua yang tahu perkembangan saat ini. Apalagi di zaman sekarang yang dibutuhkan buat anak yang hafalannya cepat dan banyak. Melainkan anak yang mampu berpikir logis agar bisa memecahkan berbagai masalah.

Selain itu, ada juga alasan yang tak kalah penting. Dengan mengajarkan anak tentang mengoptimalkan logika, anak akan siap untuk menghadap masalah apapun. Tidak hanya masalah yang dihadapi di sekolah tapi juga masalah di masyarakat suatu saat nanti.

Dan inilah yang membedakan anak yang logikanya sudah bagus dengan yang tidak. Anak yang logikanya tidak dilatih cenderung akan mudah putus asa. Ia sulit untuk menentukan apa yang harus dilakukan.

Lain dengan anak yang logikanya sudah diasah. Ia bisa memilih apa yang harus dilakukan. Di sekolah, ia tidak ragu untuk memilih apa pelajaran yang harus ia tekuni. Karena pada saat itu, ia sudah tahu apa yang menjadi potensi terbesar di dalam dirinya.

Lebih dari itu, anak juga memiliki kesadaran penuh tentang pentingnya belajar. Anda tidak perlu mendorong terus menerus agar anak belajar. Karena sudah ada dorongan tersendiri dari dalam diri anak untuk belajar.

Jadi, tidak salah kan jika Anda harus melatih logika anak?

Cara Sederhana Melatih Logika Anak

Anda tidak perlu berkecil hati jika Anda tidak tahu bidang pendidikan atau psikologi anak. Karena bukan hanya ahli pendidikan dan juga ahli psikologi anak saja yang bisa melakukan training logika anak ini. Ada cara yang sederhana yang bisa Anda lakukan.

  1. Biarkan Anak Mengajukan Pertanyaan

Sering kali orang tua justru kesal jika anak terus-terusan mengajukan pertanyaan. Padahal, ini hal yang baik. Karena saat anak mengajukan pertanyaan, itu artinya logikanya jalan.

Sebagai orang tua, Anda justru harus memberikan kesempatan bagi anak untuk mengajukan pertanyaan. Dan luangkan waktu untuk menanggapi pertanyaan tersebut. Akan lebih baik jika jawaban yang Anda berikan menstimulus anak untuk mengajukan pertanyaan selanjutnya. Ini cara yang paling mudah untuk melatih logika anak.

  1. Ajak Anak Berdiskusi

Terkadang, orang tua tidak memberikan kesempatan anak untuk berpendapat. Misalnya saja ketika memilih mainan. Ada orang tua yang memilihkan mainan. Anak tidak dilibatkan.

Jika anak masih sangat kecil, tentu itu pilihan yang tepat. Namun, jika anak sudah berusia di atas 4 tahun, seharusnya Anda libatkan anak dalam diskusi kecil. Misalnya ketika Anda ingin membelikan mainan, coba ajak anak bicara. Tanyakan mainan apa yang ia inginkan dan mintalah pendapatnya.

Jika Anda ingin meyakinkan anak bahwa mainan yang ia pilih kurang bagus, berikan penjelasan yang logis. Jangan asal melarang dan memilihkan mainan yang menurut Anda bagus. Ajak anak terus berdiskusi sampai menemukan kesepakatan.

  1. Biasakan Menjelaskan Sesuatu kepada Anak

Mengajak anak jalan-jalan agar ia melihat hal yang baru itu bagus. Untuk memperkaya pengetahuan, ini hal yang sangat disarankan untuk dilakukan. Misalnya saja Anda ajak anak ke tempat sains. Ini akan membuat anak tahu dan mungkin jatuh cinta dengan sains.

Namun, pada saat yang sama, Anda juga harus menjelaskan tentang hal yang baru yang anak baru lihat. Sehingga, si kecil tidak hanya tahu tapi juga memahami apa yang baru saja ia lihat dan pelajari tersebut.

Apakah selama ini Anda sudah melakukan hal tersebut di atas? Tentu bukan hal itu saja yang bisa Anda lakukan. Memberikan kesempatan anak untuk eksplorasi hal yang baru juga cara lain melatih logika sang buah hati. Misalnya saja Anda memberikan barang baru agar anak eksplorasi barang tersebut.

Sangat tepat juga jika anak Anda masukkan ke kelas coding anak. Belajar coding akan memperkuat logika anak. Karena di dalam coding, otak anak dipacu untuk menemukan masalah serta memecahkan masalah tersebut.

Ketika anak terbiasa dengan coding, maka ia pun akan melihat masalah di dalam kehidupan nyata bukan sebagai penghambat. Ia terbiasa menghadapi masalah dalam coding. Maka dalam kehidupan, ia akan berani menghadapi masalah.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us