Search

+
cara-membuat-desain-interface
Cara Membuat Desain Interface Yang Perlu Kamu Tahu

Desain sebuah situs bukan hanya mengenai keindahan atau ekspresi diri. Kita membuat situs agar orang-orang nyaman menggunakannya dan betah sehingga mereka mau eksplorasi. Dan kalau situs ini begitu membekas dalam pengalamannya, dia akan kembali ke situs kita. Mari cari tahu cara membuat desain interface bagi pemula.

Desain User Interface (UI) sangat terfokus untuk mengantisipasi tindakan yang bakal diambil user. Seorang desainer interface perlu memastikan tampilan tersebut memiliki berbagai elemen yang mudah diakses, bisa menfasilitas kebutuhan user dan mudah dimengerti. Tampilan antarmuka juga menggabungkan beberapa konsep seperti desain yang interaktif, desain yang visual dan information architecture.

 

Memilih elemen antarmuka

Kita harus menyadari kalau kita bukanlah orang yang membuat situs atau aplikasi untuk pertama kalinya. Para calon pengguna kita sudah terbiasa melakukan tindakan-tindakan tertentu dalam penggunaannya.

Dengan pengertian tersebut, kita perlu memastikan tampilan antarmuka kita konsisten dan bisa diprediksi pilihan-pilihannya. Layoutnya juga kudu familiar. Ketika kita melakukan semuanya ini maka kebutuhan pengguna terpenuhi, efisien dan dipuaskan.

Elemen-elemen tampilan antarmuka terdiri dari:

  1. Control untuk memasukkan data: tombol, text fields, checkboxes, radio buttons, dropdown lists, list boxed, toggles, date field
  2. Komponen navigasi: Breadcrumb, pagination, tags dan icons, slider dan search field
  3. Komponen Informasi: tooltips, progress bar, notifikasi, icons, message boxes dan modal windows
  4. Containers: Accordions

Pada saat penggunaan semua elemen ini, kita perlu memasang di situs ini secara tepat. Misalkan, beberapa elemen bisa membuat kita menghemat space di sebuah tampilan, tetapi membuat pengguna terbeban. Seperti kita membuat mereka mengisi deskripsi di sebuah text field dibandingkan message box akan membuat mereka kesulitan membaca keseluruhan hasil ketikan dan memperbaikinya.

 

Cara terbaik membuat desain tampilan antarmuka

Cara terbaik untuk memulai pembuatan desain tampilan antarmuka adalah mengenali penggunamu. Kita perlu mengetahui gol, kemampuan, kebiasaan dan preferensi mereka. Kamu bisa mengintip situs-situs yang berhasil untuk memperlajarinya terlebih dahulu.

Setelah itu, kamu bisa memulai proses desainnya

1. Membuat tampilan sederhana.

Tampilan antarmuka yang bagus adalah tampilan yang tidak memiliki elemen yang terlalu padat tetapi mudah dimengerti. Tampilan tersebut memiliki label dan cara komunikasi yang jelas.

2. Membuat konsistensi dan menggunakan elemen user interface yang standar.

Elemen-elemen yang terlalu “wah” kadang membuat pengguna tidak nyaman dalam penggunaannya. Untuk melakukan golnya, mereka perlu mengernyitkan dahi dan mungkin keluar dari situs atau aplikasi kita. Jadi kita perlu memilih elemen yang familiar.

Selain penggunaan elemen yang familiar, kita juga perlu membuat pola dalam bahasa, layout dan desain. Alasannya, ketika pengguna memahami cara menggunakan di halaman yang satu maka dia mempraktekkan kembali ke halaman berikutnya.

3. Memiliki tujuan yang jelas dalam membuat layout

Kita perlu menyadari kalau jarak antara elemen-elemen di sebuah halaman dan struktur perlu memiliki jarak Setiap elemen ini perlu diletakkan dengan presisi agar menarik perhatian ke informasi yang perlu diperhatikan. Hasilnya adalah pengguna bisa membaca tulisan dengan jelas atau melakukan apa yang dibutuhkan.

4. Menggunakan warna dan tekstur secara strategis

Warna bisa digunakan untuk mengarahkan perhatian ke sebuah objek yang diingkan atau mengalihkan perhatian dengan menggunakan warna, cahaya, kontras dan tekstur. Kombinasikan semuanya ini dengan cerdas agar situs kita banyak dikunjungi.

5. Menggunakan tipografi untuk menjelaskan hierarki dan kejelasan

Kita perlu berhati-hati menggunakan jenis tulisan pada situs kita. Ukuran yang berbeda, jenis tulis dan penataan dari huruf-huruf ini akan mempermudah situs ini di-scan, dibaca dan bisa dipercaya. Tipografi juga menciptakan mood bagi yang membaca tulisannya.

6. Memastikan sistem mengkomunikasikan apa yang sedang terjadi

Sebuah situs perlu memberikan informasi yang jelas kepada penggunanya. Kita perlu informasi tentang perusahaan seperti lokasi, email dan no telp yang bisa dihubungi. Kita juga perlu menjelaskan apa perubahan atau tindakan yang perlu pengguna agar mendapatkan informasi yang diinginkan.

Kalau terjadi error, kita juga perlu menyampaikan. Misalkan data yang dicari tidak ditemukan, salah password, halaman 404 dan seterusnya. Kita menyediakan berbagai elemen tampilan antarmuka untuk mengkomunikasikan status dan langkah berikutnya bila ada untuk mengurangi rasa frustasi pengguna.

7. Mari kita berbicara tentang default

Kita perlu mengetahui gol secara jelas. Dan dalam mencapai gol tersebut, kita perlu antisipasi beberapa hal yang bisa mengurangi beban user. Salah satu default yang perlu kita pikirkan adalah mengisi form. Kita bisa membuat beberapa field terisi secara otomatis.

8. Mempermudah pengguna dalam perbaikan data

Pengguna bisa saja salah memasuki data. Namun seringkali sebuah situs tidak mengizinkan perbaikan tersebut dan membuat orang malas menggunakannya kembali. Jadi kita perlu mempersiapkan situs kita ramah bagi orang-orang yang salah data seperti no telepon, nama negara dan lain-lain. Sekalipun kita juga perlu mengunci field tertentu yang menurut kita tidak bisa diotak-atik sendiri oleh pengguna.

 

Selain mengetahui cara membuat desain interface, kita perlu sering-sering mempraktekkannya bila kita ingin memiliki karier sebagai UI / UX desainer yang berhasil. Bagaimana cara memulainya? Kita bisa mengikuti kursus web design terlebih dahulu misalkan. Kursus akan mengajarkan teori dan juga praktek bila ada penjelasan dari kami yang kurang dimengerti.

Anak-anak yang ingin mempelajari cara pembuatan situs juga bisa. Kami di iBiG Academy membuka kelas agar anak-anak berusia 6-18 tahun bisa belajar coding. Salah satu programming yang kita ajarkan adalah membuat situs. Silahkan whatapps ke 0812-1177-8838 untuk free trials.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us