Search

+
kecerdasan-anak-usia-dini
Kecerdasan Anak Usia Dini Bisa Ditingkatkan Dengan 9 Langkah Sederhana Ini

Pembentukan kecerdasan anak usia dini sangat bergantung pada pola asuh dan didik orang tua. Apalagi pada usia 0-6 tahun, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibanding sekolah. Untuk itulah peran orang tua sangat penting dalam mendukung pertumbuhan anak.

Usia 0-6 tahun juga adalah usia yang sangat krusial dalam meningkatkan kecerdasan anak. Orang-orang mengenalnya sebagai Golden Age. Golden Age adalah usia di mana otak dan fisik anak berkembang dengan pesat.

Pertumbuhan Golden Age bisa dilihat sepert ini. Bayi yang awalnya hanya bisa berbaring, tiba-tiba sudah bisa merangkak. Mereka yang awalnya hanya menatap wajah kita sudah bisa mengucapkan kembali kata-kata yang telah kita ucapkan. Untuk itulah masa golden age adalah masa paling baik untuk kita mengajarkan anak-anak.

Sekalipun iBiG Academy tidak membuka kelas untuk anak-anak berusia 5 tahun ke bawah, namun ada beberapa langkah yang bisa diterapkan pada anak-anak usia dini.

 

1. Mengajaknya membaca buku

Anak-anak butuh membaca buku. Ketika dia masih kecil, kita bisa membacakannya. Namun bila dia sudah semakin besar, kita perlu meluangkan waktu untuk kegiatan baca bersama.

Kegiatan ini bisa menciptakan kedekatan antara orang tua dan anak. Selain itu, anak-anak yang senang membaca buku memiliki kosa kata dan ilmu yang lebih banyak. Buku juga sangat interaktif. Mereka membuat anak-anak berpikir. Namun di sisi lain melatih imajinasi anak sehingga mereka tumbuh menjadi anak kreatif.

Buku membuat anak-anak mengenal dunia sebelum mereka bisa menjelajahinya. Lewat buku, mereka belajar mengenai moral dan juga pengenalan akan dirinya sendiri. Mereka juga bisa menyelami berbagai budaya.

 

2. Memberikan ragam mainan yang edukatif

Mainan yang edukatif sangat beragam. Kita bisa memberikan mainan edukatif di gadget atau berupa mainan biasa seperti balok, puzzle, lego dan lain sebagainya. Bila kita memiliki waktu banyak dengan anak-anak, kita juga bisa melakukan aktifitas seru di rumah.

Permainan edukatif tidak perlu mahal tetapi bisa merangsang kecerdasan otak, mendukung pertumbuhan motorik, kognitif dan juga menghibur si kecil. Bahkan kadang bermain lempar bola ke dalam ember sudah cukup bagi si kecil dan melatih motorik kasarnya.

 

3. Meluangkan waktu di luar rumah

Anak-anak tidak hanya belajar dari membaca buku saja. Tetapi juga berkeliling ke tempat-tempat yang baru akan merangsang rasa ingin tahunya. Kita bisa mengajak anak-anak ke kebun binatang dan memperkenalkan jenis-jenis binatang kepadanya.

Mereka juga bisa berkenalan dengan alam seperti awan, rumput, sungai dan lain-lain ketika melakukan aktifitas outdoor. Pada saat melakukan kegiatan di luar rumah, jangan lupa memastikan anak-anak mendapat air yang cukup agar kesehatan si kecil terjaga.

 

4. Mempertemukan dia dengan banyak orang

Anak-anak usia dini ini perlu ditingkatkan kemampuan sosialisasi dengan teman sebaya dan orang-orang di luar keluarganya. Ketika kita membawanya ke taman kanak-kanak atau tempat bermain, kita bertujuan dia belajar bergaul bukan untuk meningkatkan kemampuan akademis. Lagipula anak-anak usia dini lebih cocok diterapkan kegiatan bermain sambil belajar.

 

5. Keluarga yang hangat

Keluarga yang hangat adalah keluarga yang mengkomunikasikan penerimaan, rasa percaya dan juga kebebasan untuk eksplorasi. Anak-anak di keluarga hangat mendapatkan kasih yang cukup baik dari ayah dan ibu sehingga anak selalu merasa terlindungi.

Keluarga hangat juga memiliki komunikasi yang baik. Kemampuan berkomunikasi anak-anak akan meningkatkan bila mereka melihat dan mengikuti komunikasi gaya orang tuanya. Seperti sikap yang ramah, santun dan menghormati satu sama lain.

Selain itu, keluarga hangat juga mengizinkan anak bebas eksplorasi tentu dengan pengawasan dari orang tua. Anak-anak biasanya lebih cepat menemukan dan mengembangkan minatnya bila diberi kebebasan seperti ini.

 

6. Memberikan asupan yang bergizi

Anak-anak yang sedang dalam Golden Age butuh makan-makanan yang bergizi terutama makanan yang kaya akan protein seperti daging ikan, daging merah dan susu. Karena protein ini sangat membantu untuk pertumbuhan otot dan otak anak.

Namun kita juga jangan mengabaikan karbohidrat, serat, mineral dan lain-lain. Segala sesuatu butuh seimbang agar gizi anak bisa terpenuhi dan berkembang dengan baik.

 

7. Mempelajari bahasa lain

Beberapa orang percaya kalau anak-anak yang bilingual telat berbicara. Hal ini bisa terjadi kalau pola pengajarannya salah. Misalkan menggabung dua bahasa dalam menunjukkan satu kalimat. Atau masing-masing orang tua menggunakan bahasa yang berbeda. Kita perlu sadar kalau susunan kata bahasa bisa berbeda dan menyulitkan anak untuk belajar pola.

Jadi cara terbaik yang bisa dilakukan adalah mengajarkan anak satu bahasa terlebih dahulu. Namun setelah dia berusia 2 tahun, orang tua bisa menambahkan bahasa lain untuk dipelajari si kecil. Beberapa orang juga menyarankan anak untuk selang seling dalam belajar bahasa.

 

8. Mengajarkan anak untuk mandiri

Biasakan si kecil untuk mandiri sejak kecil. Orang tua Asia zaman dulu biasanya langsung menggendong anak ketika terjatuh. Atau anak disuapin kalau tidak mau makan. Namun pola asuh lama membuat anak terkesan lemah dan tidak mampu.

Setiap anak memiliki fase dalam pertumbuhannya. Tentu bayi yang baru lahir tidak bisa langsung minum susu sendiri. Tetapi ketika mereka sudah menginjak usia 1 tahun ke atas dan tangan-tangannya mulai kuat memegang barang, mereka bisa makan sendiri. Atau bangun sendiri setelah terjatuh. Kita tanpa disadari telah melatih motorik kasar dan halus anak.

 

9. Olahraga dan tidur yang cukup

Anak-anak yang olahraga dan cukup tidur adalah anak-anak yang bahagia. Kita bisa melihat betapa aktifnya mereka di tengah malam atau rewel ketika mereka kurang keduanya. Jadi anak-anak usia dini ini perlu cukup tidur agar tumbuh sehat.

 

Sekian tips dari iBiG Academy untuk perkembangan kecerdasan anak usia dini berjalan dengan baik. Buat Anda yang ingin tahu lebih jauh tentang kursus coding anak kami dan manfaatnya bagi anak Anda, jangan ragu untuk menghubungi kami di hello@ibigacademy.com.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us