Search

+
Kelas Coding Anak untuk Mereka Yang Berbakat
Kelas Coding Anak untuk Mereka Yang Berbakat

Bakat kerap didefinisikan sebagai kemampuan intelektual yang berhubungan dengan skor IQ seratus tiga puluh keatas. Meskipun, tidak semua anak yang berbakat akan menunjukkan nilai sempurna di area akademis. Beberapa anak mungkin menunjukkan kreativitas tinggi, artistik, musikal, dan atau kemampuan memimpin dibanding teman-temannya. Bila Anda mendaftarkan anak pada kelas coding anak kemungkinan besar Anda dapat mengerti bakat anak Anda seperti apa.

Namanya bakat kemungkinan berfokus pada satu kemampuan, atau bisa jadi secara umum. Agar mempercerah masa depan buah hati, penting bagi orang tua dan pengajar untuk menemukan bakatnya. Hal ini nantinya berkaitan dengan metode pengajaran spesifik berdasarkan jenis kecerdasan anak yang tidak hanya mempengaruhi performa di sekolah tapi juga karir buah hati. 

Pada beberapa kasus, mungkin anak akan membutuhkan program atau sekolah untuk anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka mempunyai kesempatan berkembang di lingkungan kelas yang didesain khusus untuk kebutuhan mereka dengan stimulasi pengajaran yang cocok pula. Akses pada sumber yang tepat secara emosional dan akademis, setiap anak berbakat pasti mencapai potensi penuh mereka di sekolah.

Ada banyak cara untuk menemukan bakat seorang anak. Terkadang, tes berkaitan dengan bakat dikombinasikan dengan kemampuan dan tes pencapaian digunakan. Termasuk observasi dan ulasan mengenai portfolio pengerjaan murid. Aktivitas anak baik di dalam dan luar sekolah bisa jadi bahan pertimbangan, begitu pula dengan kemampuan kognitif, kreativitas, dan kebiasaan bersikap. 

Sangat penting bahwa setiap tes yang digunakan bertujuan eksplorasi bakat si kecil, pastikan ujian yang diberikan tidak membatasi pengetahuan seorang murid bisa demonstrasikan. Area yang umum, seperti Matematika, memiliki metode tertentu untuk menemukan bakat.

Bagaimana Cara Bunda dan Ayah Tahu Anak Memang Berbakat?

Semakin cepat bakat si kecil teridentifikasi, semakin cepat pula bakat eksepsional anak Anda bisa dikemabangkan. Manapun itu, sangat direkomendasikan bagi orang tua untuk menunggu hingga anak berusia 5 sampai dengan 6 tahun sebelum mereka diminta mengerjakan tes formal dan mengikuti program anak berbakat.

Kenapa? Karena setiap stimulus yang terus berjalan dan kesempatan untuk belajar, tidak banyak program untuk berbakat yang benar-benar berpengaruh untuk bayi dan balita.

Anda perlu ingat bahwa bakat tidak selalu dikenali, tidak semua sekolah menyediakan tantangan khusus untuk anak yang memiliki kemampuan diatas rata-rata, yang nantinya membuat anak kecil bosan dan performa menjadi buruk. Apakah berarti bakat anak Anda bisa saja terbuang sia-sia? Tidak juga, bakat sebetulnya sudah ada dalam diri si kecil hingga tumbuh dewasa.

Bakat setiap individu selalu unik. Meskipun tidak semua, tapi ada beberapa tanda ciri dan perilaku orang tua serta guru yang bisa terlihat bilamana seorang anak memang berbakat:

    1. Gampang Penasaran dan Sering Bertanya
      Anak berbakat selalu penasaran dengan dunia di sekitar mereka dan mungkin bertanya banyak sekali pertanyaan mendetail untuk memuaskan rasa haus atas pengetahuan. Pertanyaan yang diajukan kadang terdengar rumit dan jauh dari aspek yang sedang diajarkan. Lingkup sekolah sekalipun, anak bisa saja tak puas dengan mempelajari apa yang diajarkan untuk lulus ujian atau pekerjaan rumah (PR) dari sekolah.

      Ketika pulang ke rumah, anak bisa saja tidak mendapat waktu yang cukup dari orang tua dengan latar belakang tertentu yang mampu menjawab deretan pertanyaan buah hati. Perilaku ini bisa saja membuat guru dan orang tua frustasi. Akan tetapi, satu hal pasti, jangan pernah menyuruh anak diam atau memintanya tidak bertanya karena tindakan ini sangat tidak memotivasi dan membuat si kecil menutup diri untuk berkomunikasi di masa mendatang. 
    2. Anak Menemukan Caranya Sendiri
      Anak yang cenderung disukai guru karena ‘tidak merepotkan’ cenderung mencari celah untuk menyenangkan pengajar dan menyelesaikan tugas tepat waktu. Lain cerita dengan anak berbakat yang kerap kali tidak mengikuti arahan guru. Alasan anak (kemungkinan) adalah keinginan untuk fokus pada topik yang disukai atau merasa tugas yang diberikan guru tidak menantang.

      Misalkan saja, kala mengerjakan essay sekolah, mereka mungkin menjawab beberapa pertanyaan sedangkan pertanyaan lain dibiarkan kosong begitu saja. Pada tugas matematika, anak memilih menjawab solusi permasalahan matematis seenaknya sendiri, dan kerap kali tidak termasuk dalam pertanyaan. Situasi manapun, penting bagi guru untuk toleransi dan menghindari memberi hukuman pada anak hanya karena mereka tidak mematuhi aturan.

      Anak yang dimarahi hanya karena dirinya tidak mengikuti solusi yang menurutnya benar akan berdampak pada moral dan harga diri. Sehingga, di masa mendatang, anak akan malas berusaha untuk tugas selanjutnya. Seorang guru juga akan menyadari bahwa anak yang berbakat umumnya senang bekerja sendiri dan kerap asyik dengan pikiran mereka sendiri. 
    3. Anak Berbicara Layaknya Orang Dewasa
      Satu hal yang disadari orang ketika bertemu anak berbakat adalah tutur kata mereka. Anak yang berbakat memahami dan kerap menggunakan varian kosa kata lebih luas dibanding teman-temannya, termasuk bahasa abstrak dan istilah.

      Hal ini dikarenakan kebiasaan membaca dan eksposur terhadap kata-kata yang level tinggi. Dapat pula disebabkan oleh sensitivitas pada syntax dan kemampuan untuk menebak arti suatu kata yang mereka temui dalam konteks tertentu. Akan jauh lebih mudah bagi anak-anak berbakat untuk mengingat kata-kata, karena mereka membutuhkan sedikit pengulangan untuk memahami suatu kata baru.

      Kosa kata yang luas menyebabkan si kecil lebih  mudah bicara dengan orang dewasa. Meskipun, masih penting bagi anak untuk bergaul dengan teman untuk mencegah mereka terisolasi dan menolak bersosialisasi karena kemampuan intelektual mereka. 

 

  • Ide Mereka Orisinil
    Anak berbakat adalah pemikir yang orisinil dan mampu menciptakan alasan abstrak yang menyatukan varian ide dari berbagai area. Anak yang memiliki kemampuan diatas rata-rata punya imajinasi ‘liar’ sehingga bisa menciptakan cerita, lagu, dan permainan mereka sendiri. Contoh tersebut merupakan bukti kreatif yang mengandung bahasa kompleks dan menunjukkan apresiasi terhadap humor.
     
  • Mampu belajar Otodidak untuk Kemampuan Baru
    Anak yang berbakat mungkin mengajarkan diri mereka sendiri bagaimana membaca dan menulis bahkan sebelum sekolah dimulai. Kemampuan kognitifnya cukup tinggi dan memorinya cukup bagus. Beberapa orang estimasi rata-rata murid perlu mendengar paling tidak 8-15 kali untuk memahami sesuatu, sedangkan anak berbakat hanya perlu mengulang fakta atau kata 1-2 kali.Pada kelas Matematika, anak tipe berbakat menggunakan logika dan alasan untuk menyelesaikan masalah sebelum mereka diajarkan konsep. Mereka belajar dengan cepat dan tidak memerlukan terlalu banyak latihan untuk memperoleh kemampuan baru. Sebagian anak dengan bakat tertentu diuntungkan dengan kondisi kurikulum repetitif yang tak memerlukan banyak waktu bagi mereka untuk pahami.

 

Kelas Coding Anak dan Bakat

Mutiara dapat digunakan pada beragam perhiasan. Mulai dari kalung, gelang, dan sebagainya. Anak berbakat bagaikan mutiara dengan potensi yang luas. Namun, apabila ayah dan bunda tidak mampu memberikan wadah yang tepat bagi Anak untuk menyalurkan bakatnya, masa depan yang seharusnya cerah bisa menjadi sangat suram. 

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa anak berbakat cenderung belajar sesuatu dengan cepat, cenderung isolatif, memiliki rasa ingin tahu (penasaran) tinggi, mampu menemukan solusi sendiri, dan gampang bosan bila tak ada tantangan. 5 kriteria besar ini harus Anda ingat supaya mampu temukan wadah tepat dan memperoleh predikat orang tua yang baik dapat diraih.

Wadah yang dimaksud dapat berupa beragam hal. Salah satunya adalah kelas coding anak seperti iBiG Academy. Metode pembelajaran iBiG tidak hanya fokus pada bahasa programming kaku biasa, melainkan dihiasi dengan berbagai permainan yang menggelitik rasa penasaran dan stimulasi keinginan penyelesaian masalah penuh tantangan. Sudah begitu, Anak dapat bertemu teman sebaya yang kemungkinan sama-sama berbakat untuk menghindari faktor isolatif mereka yang berbakat. Langsung saja hubungi 0812-1177-8838 untuk pendaftaran.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us