Search

+
kecerdasan-musikal
Kenali Kecerdasan Musikal Pada Si Kecil

Kita sering terpana dengan anak-anak yang memiliki kecerdasan musikal. Sebut saja beberapa nama seperti Sreya Jayadeep, Joey Alexander, Ethan Bortnick, Alma Deutscher dan masih banyak lagi. Mungkin mereka berasal dari keluarga yang memiliki kesenangan akan musik. Atau orang tua dan orang-orang di sekitarnya menyadari kecerdasan yang ada pada seorang anak sedini mungkin.

Sekalipun kecerdasan seorang anak tidak melulu bisa dapat ditemukan sejak balita, namun bukan berarti anak-anak tidaklah berbakat. Kita sebagai orang tua dan juga tenaga pengajar yang perlu mencari tahu potensi dan bakat yang pada diri seorang anak.

Di iBiG Academy, kita mengenal anak-anak dengan bakat musik dari kebiasaan dia. Dia senang bernyanyi atau mengejarkan tugas coding dengan lebih terarah ketika dia mendengarkan lagu. Dia bukanlah tipe anak yang senang bergerak seperti anak kinestetik dan tidak selalu mudah berbaur seperti anak dengan kecerdasan interpesonal.

Karakteristik Anak Dengan Intelijensia Musikal
  1. Anak-anak ini memiliki pendengaran yang bagus. Dia bisa mendengarkan suara jarak jauh dengan jelas.
  2. Mereka mudah mengingat lagu-lagu baik nada maupun lirik yang baru saja didengar. Mereka dengan mudah mengikuti lagu yang baru saja didengarkan
  3. Mereka senang dengan rema dalam sebuah tulisan
  4. Mereka dengan cepat menyadari adanya nada-nada yang fales
  5. Mereka suka bernyanyi dan menyukai ritme-rtime
  6. Mereka bisa membuat lagu lengkap dengan nada-nada yang berbeda sesuai jenis-jenis suara bila dilatih
  7. Mereka juga cepat belajar alat-alat musik yang baru
  8. Mereka memiliki kebiasaan menghentakkan lagu ketika mendengarkan musik atau bersiul
  9. Mereka menikmati suara dan musik yang beraneka ragam
  10. Mereka sensitif terhadap suara-suara

 

Anak-anak yang kemampuan intelijensia musikal ini memiliki berbagai profesi yang cocok untuk dia. Selain menjadi penyanyi dan pemain musik, mereka bisa menjadi komposer, konduktor orkestra, disk jockey, produser musik, pengkritik musik, pembuat alat musik, dan masih banyak lagi.

 

Cara bergaul dengan anak-anak bakat musik:
  1. Ikut mendengar berbagai jenis musik. Mereka senang mendengarkan berbagai jenis musik jadi kita bisa ikut mendengarkannya bersama mereka. Kita juga bisa mengajak mereka nonton drama atau film musikal. Mereka pasti suka sekali.
  2. Mengizinkan mereka membuat suara. Anak-anak memang perlu belajar pengendalian diri ketika mereka mulai mengganggu kesibukan orang lain. Namun mereka juga ekspresikan kemampuannya juga. Kita bisa mengizinkan mereka menyalakan musik, bermain, bersiul atau bernyanyi di ruangan yang berbeda.
  3. Memberikan mereka alat untuk mendengarkan musik. Anak-anak ini tidak terbiasa dengan kesunyian. Kita bisa memberikan mereka perangkat untuk mendengarkan musik dan membiarkan mereka menyalakan perangkat musik di seluruh rumah atau mendengarkan musik di smartphone (Catatan: Beberapa anak bisa menjadi terlalu fokus pada musik sehingga mereka tidak bisa konsentrasi ke kegiatan yang seharusnya mereka kerjakan. Jadi kita perlu mencari tahu cara terbaik untuk anak)
  4. Mendukung mereka. Ketika mereka sedang latihan musik atau hendak mengikuti performa, kita perlu mendukung mereka selalu.

 

Metode mengajar anak-anak yang memiliki kemampuan musikal:
  1. Membuat lagu atau ketukan untuk membantu mereka mengingat sesuatu yang baru. Kalau kita ingin mengajar mereka sesuatu yang baru seperti kosa kata, kita bisa menggunakan lagu anak-anak yang dia sudah familiar. Musik memudahkan anak-anak untuk menempelkan informasi baru di pikiran.
  2. Kegiatan mendengar visual. Kita bisa memilih sebuah lagu instrumental dan jelaskan kepada anak-anak kalau kita akan membayangkan sebuah cerita dari lagu yang dia dengar. Mintalah dia menutup matanya, berbaring dan berimajinasi. Setelah lagu berhenti, kita bisa saling diskusikan pengalaman dan cerita masing-masing.
  3. Kegiatan mendengarkan gambar. Setelah melakukan kegiatan mendengar visual, kita bisa meminta anak-anak menggambar sambil mendengarkan lagu yang sama. Setelah itu mainkan beberapa jenis musik dan mintalah si kecil menggambar dari lagu yang dia rasakan. Kegiatan ini tidak perlu dilakukan bersamaan dengan kegiatan mendengar visual.
  4. Bermain ritme. Buatlah game ritme dengan seru dan diimprovisasi. Tepuk tangan untuk ritme yang pendek dan mintalah si kecil mengikutinya. Setelah itu kombinasikan dengan hentakan kaki, jentikkan jari dan ritme-ritme yang lebih sulit.
  5. Bermain musik. Bila kita tahu anak-anak ini memiliki kemampuan di bidang musik, maka kita sebaiknya menyekolahkan dia di kelas musik sedini mungkin seperti piano, biola dan sebagainya. Jangan lupa untuk latihan setiap hari untuk mendapatkan hasil yang signifikan.
  6. Bercerita atau memberikan buku bergambar yang terdapat musik di dalamnya. Biasanya buku-buku ini banyak tersedia dalam bentuk digital seperti audio visual book atau audio book saja untuk memudahkan dia dalam belajar.
  7. Membiasakan anak membuat lirik lagu atau membuat musik. Saat ini banyak aplikasi-aplikasi yang memudahkan bagi anak-anak untuk menulis musik. Seperti Songspace, Write Song Lite, Music Maker Jam dan lain-lain.
  8. Belajar Coding. Coding dan musik memang tampaknya tidak saling berhubungan. Namun seperti yang kami selalu bilang, masa depan setiap kehidupan akan bersentuhan dengan dunia teknologi. Bahkan semua musisi menggunakan aplikasi dalam proses pembuatan atau pengubah lagu. Jadi mereka perlu memahami dasar-dasar komputerisasi.

 

Setelah membaca penjelasannya, apakah anak Anda memiliki kecerdasan musikal? Bila iya, ayo buruan kembangkan potensinya. Tidak masalah kalau penemuannya telat, yang penting anak-anak bisa berkembang sesuai potensi bawaan yang ada pada diri mereka.

Kalau Anda ingin anak Anda memahami dasar-dasar komputerisasi agar si kecil bisa memahami dan menggunakan kecanggihan teknologi dalam proses pembuatan lagu dan sebagainya, Anda bisa mendaftarkan anak ke iBiG Academy. Silahkan hubungi hello@ibigacademy.com untuk informasi lebih lanjut.

Posted in: Coding Anak

Comments (One Response )

Trackbacks/Pingbacks

  1. Si Pecinta Lingkungan Dengan Kecerdasan Naturalis - iBig Academy - 5 Januari 2019

    […] kecerdasan logika matematika, kinestetik, spasial, linguistik, interpersonal, intrapersonal dan musik. Dan kita akan menutup seri kecerdasan anak dengan membahas kecerdasan naturalis pada […]

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us