Search

+
bisnis-desain-grafis
Mau Buka Bisnis Desain Grafis? Baca Dulu 10 Tips Ini

Banyak orang berangan-angan menjadi bos untuk dirinya sendiri termasuk desainer grafis. Kita pun terpikir untuk memiliki bisnis desain grafis sendiri. Apapun impian seorang anak atau dewasa, memiliki bisnis pribadi bukan hal yang tidak mungkin. Tetapi kita perlu mengetahui pertimbangan dan persiapannya.

 

1. Mengenali kondisi diri sendiri

Tidak ada orang yang memulai bisnis di dunia desain grafis siap 100% dengan resiko yang akan dihadapi. Kita juga perlu sadar bisnis bukan tentang semua pencapaian atau hadiah. Sebagai orang yang cerdas, kita perlu berpikir cara minimalisir resiko. Apalagi bisnis hanyalah satu bagian kecil dari kehidupan.

Beberapa pertimbangan sebelum memulai bisnis pribadi.

  • Kita bukan tulang punggung keluarga. Jadi keluarga kita tidak bergantung pada kestabilan penghasilan kita.
  • Kita memiliki simpanan atau penghasilan lain yang bisa digunakan sementara kita membangun nama di antara klien-klien
  • Kita memiliki pekerjaan tetap atau kerja sambilan dan bisa terus lakukan hingga kita tidak memiliki waktunya lagi
  • Kita sudah memiliki klien-klien ketika kita masih kerja di waktu luang kita. Dan mereka ingin kita melanjutkan pekerjaan mereka.

Kenapa 4 pertimbangan ini perlu dikaji? Rata-rata bisnis tidak akan menguntungkan hingga 2 -3 tahun jadi kita perlu memiliki sumber penghasilan yang berbeda hingga bisnis ini bisa membayar semua tagihan kita.

 

2. Mengetahui motivasi kita sebelum memulai bisnis desain grafis

Kita perlu bertanya ke diri sendiri alasan kita ingin memiliki bisnis pribadi. Beberapa pertanyaan ini bisa menjadi acuan.

  • Kenapa kita tertarik memulai bisnis desain?
  • Apa yang menjadi motivasi utama kita memulai bisnis sendiri dan bukan bekerja dengan orang lain saja?
  • Apakah kita bergairah dengan ide desain grafis ini?

Ketika kita mengetahui alasan kita memulai bisnis pribadi, kita bisa menentukan tipe bisnis desain yang tepat buat kita. Setelah itu kita pun mulai membuat perencanaan langkah demi langkah menjalankan bisnis kesukaan ktia.

Beberapa hal yang kita perlu ketahui tentang menjalankan bisnis pribadi. Memulai dan menjalankan bisnis membuat kita gampang stress, makan waktu dan butuh kerja keras. Selain itu kita juga butuh dedikasi, ketekunan setiap hari bahkan di akhir minggu. Banyak sekali keputusan-keputusan yang tidak bisa kita berikan ke orang lain.

Di sisi lain, kita memiliki waktu yang fleksible, menguji kemampuan kita mengontrol keuangan kita sendiri, waktu berlibur, kesempatan untuk berkembang tanpa batas, tidak perlu melewati kemacetan lalu lintas, kemampuan bisa menolak klien atau proyek dan ribuan kebebasan lainnya.

Namun bisnis bukanlah untk orang-orang yang menginginkan kenyamanan dan tidur-tiduran di rumah sepanjang hari. Bila kita masih ingin banyak istirahat, sebaiknya kita tidak memilih pekerjaan sebagai pengusaha.

 

3. Mengetahui kemampuan kita

Salah satu pertanyaan yang paling sulit namun perlu dijawab dengan penuh kejujuran adalah, “apakah aku memiliki kemampuan untuk bersaing dengan profesional lainnya di industri ini?”

Kita bisa mengecek kemampuan kita lewat berbagai situs seperti Dribble, Etsy, SmugMug atau situs dimana para profesional membagikan porfolionya. Apakah desain kita menarik minat orang banyak?

Kalau peminatnya masih kurang banyak, kita bisa mengambil kelas, belajar tutorial dan mengasah kemampuan kita lebih lagi. Kita juga bisa menilai kemampuan diri sendiri dengan meminta opini jujur dari orang-orang yang dipercaya dan profesional di industri kita.

 

4. Mendefiisikan bisnis kita

Kita perlu tahu spesialisasi bisnis kita. Siapa klien-klien yang kita inginkan dan aura yang kita presentasikan ke calon klien kita.

Pada awalnya kita mungkin menginginkan semua klien yang bisa membayar kita. Karena biaya hidup tidaklah murah dan kita perlu bertahan hidup. Setelah bekerja cukup lama, kita mulai lelah bekerja sepanjang hari untuk penghasilan yang sedikit. Apalagi kita bertemu dengan klien yang memiliki permintaan super banyak dan proyek yang tidak kita sukai.

Bila kita tidak bahagia sebagai pengusaha maka bisnis kita tidak akan berjalan lama. Alasannya kita akan berasa bisnis ini tidak layak untuk dilanjutkan. Oleh karena itu kita perlu definisikan bisnis kita pribadi.

Pertama, kita perlu memilih tiga kata sifat dan tidak lebih dari itu yang ingin orang katakan mengenai bisnis kita. Setelah itu tentukan proyek-proyek dan klien ideal yang kita inginkan. Setelah itu cari tahu bagaimana cara menemukan mereka. Kadangkala kita bisa mendapatkan kerjaan yang lebih baik setelah mendefinisikan klien idaman kita.

 

5. Membuat porfolio sebelum memulai bisnis desain grafis

Sebelum mendapatkan klien yang kita inginkan dan bahkan memulai bisnis, kita membutuhkan portfolio yang berkualitas. Namun kita juga menyadari fakta kalau sebuah portfolio bagus sekali jarang terjadi pada saat kita baru memulai bisnis.

Nah, kita bisa menciptakannya portfolio bagus dengan:

  1. Menawarkan jasa-jasa kita ke organisasi nirlaba, pemerintah atau UKM
  2. Mengambil kelas-kelas yang menjanjikan portfolio yang bagus
  3. Membuat portfolio berdasarkan proyek impian kita atau sesuatu yang selalu ingin kita kerjakan

 

6. Menentukan harga

Salah satu tantangan terbesar dalam bisnis adalah menentukan harga. Bahkan orang yang telah berpengalaman di bisnis masih pusing apakah memberikan penawaran yang bagus. Apalagi buat kita yang baru memulai bisnis ini. Tetapi beberapa hal yang kita bisa pertimbangkan adalah sebagai berikut:

  • Memastikan keuntungan ini bisa membuat kita bertahan secara profesional dan untuk keperluan pribadi
  • Memastikan pengetahuan, pengetahuan dan kualitas tepat untuk biaya tersebut
  • Mengetahui biaya di pasaran

 

7. Menemukan klien dan proyek yang tepat

Seperti yang kita telah bahas sebelumnya, pada saat kita memulai bisnis, kita tidak bisa memilih klien. Namun seiring dengan pengalaman berbisnis kita akan tahu jenis klien yang cocok atau malah membuat kepala kita pusing.

Kita juga akan mengetahui jenis proyek yang menghasilkan keuntungan yang lebih dan proyek yang menyenangkan untuk dikerjakan. Dan kalau kita beruntung, kita mendapatkan proyek yang menguntungkan dan menyenangkan bagi kita. Kalau tidak, kita perlu pintar-pintar memilih proyek dan kombinasikan.

Untuk klien yang menyenangkan, kita bisa minta mereka untuk referensi teman-teman mereka yang setipe. Atau kita belajar cara membaca klien.

 

8. Memiliki sosial media dan situs

Kita perlu memiliki situs dan sosial media untuk memasarkan produk kita. Selain itu, kita yang memiliki akun-akun di berbagai sosial media juga akan dianggap relevan dan memahami teknologi. Bisnisnya cukup bagus sehingga bisa membuat berbagai akun. Kita juga dianggap masih aktif berbisnis.

Kalau kita tidak mendapatkan klien dari internet, kita selalu butuh kenalan yang bisa memperkenalkan kita pada orang yang membutuhkan.

 

9. Mengenali contoh kontrak

Kita perlu serius memperhatikan kontrak yang ditulis karena isinya bisa membahayakan atau membangun bisnis kita. Informasi yang perlu dicatat adalah:

  • Kontak kita dan klien
  • Obyektif kerjaan
  • Investasi
  • Cara pembayaran
  • Tenggang waktu dan tanggal penyelesaian
  • Tanda tangan kita dan klien

 

10. Bekerja

Ketika kita memulai bisnis untuk pertama kalinya, kita pasti akan takut angkat telepon. Kita takut salah berbicara atau tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Tenang saja, kita bisa terus latihan dan membuat catatan hal-hal yang tidak boleh salah disampaikan seperti FAQ.

 

Sudah siap memulai bisnis desain grafis sendiri?

 

Kalau kita tidak berkarya di bisnis desain dan anak-anak kita ingin membuat perusahaan animasi, kita bisa mempersiapkan mereka lewat artikel ini dan juga kursus coding anak.

Belajar coding di iBiG Academy memungkinkan anak-anak belajar animasi dan juga memahami konsep programming agar mereka bisa mengutak atik aplikasi animasi kedepannya. Yuk cari tahu info lebih lanjutnya di 0812-1177-8838.

Posted in: Coding Anak

Comments (One Response )

Trackbacks/Pingbacks

  1. 11 Tips Sukses Memiliki Karier Desain Grafis - iBig Academy - 22 Januari 2019

    […] email yang tulus yang diserta desain kita kadang membuka kesempatan untuk karier atau bisnis desain grafis kita. Kita mungkin salah seorang yang mereka cari seperti mereka mencari pegawai baru atau tim yang […]

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us