Search

+
kursus-web-desain
Panduan Web Design Agar Website Ciamik Terus

iBiG Academy kali ini ingin memberikan panduan dari kursus web design kami. Sebagai penyelenggara pendidikan, kami ingin situs kamu tetap menarik banyak traffic. Dilengkapi dengan serangkaian teknik yang tepat, conversion bisa terjadi.

 

Alasan web desain yang ciamik itu penting

Web Desain adalah salah satu investasi yang cukup penting bila kita ingin eksis di dunia online. 38% biasanya berhenti mengunjungi situs kita, bila konten dan layout tidak menarik. Kita tentu tidak ingin calon klien dengan persentase yang tinggi ini lari ke kompetitor.

Apa yang membuat sebuah situs dianggap ciamik? Tentu kita tidak hanya berbicara soal penampilan yang bagus. Pada saat pembuatan situs, kita perlu mempertimbangkan information architecture, navigasi, pemilihan warna yang tepat dan penataan elemen. Komposisi semua inilah yang membuat situs kita banyak dikunjungi.

 

Komponen-komponen situs agar tetap menarik

1. Konten

Salah satu komponen utama dan yang perlu diperhatikan dalam web desain adalah tulisan. Tulisan mempengaruhi keseluruhan dari situs kamu. Semakin mudah dan nyaman sebuah tulisan dibaca maka tingkat pengunjung yang kembali semakin tinggi.

 

Lakukan: Membuat konten yang pendek dan manis

Kebiasaan membaca tidak lagi seperti 10 tahun lalu. Pada dekade yang lalu, kita bisa menggunakan waktu santai membaca setiap tulisan panjang di koran maupun majalah.

Namun kebiasaan membaca tersebut berubah. Penelitian menyatakan orang dewasa hanya memiliki perhatian penuh selama 8 detik. Dengan pemahaman inilah, kita perlu membuat tulisan singkat dengan paragraf pendek yang gampang dibaca.

 

Lakukan: Menjadi Editor

Kita perlu memastikan tidak ada penggunaan kata-kata dan kalimat yang kurang tepat. Kita tidak perlu menjadi ahli bahasa. Namun kita perlu mengecek kembali sebelum konten dipublikasikan.

Konten yang rapi menunjukkan kredibilitas kita ke para pengunjung. Jadi kita perlu menjaga tulisan kita dari eror sehingga tampak profesional. Belajarlah kapan waktunya menggunakan huruf besar kecil, titik koma dan tanda baca lainnya.

 

Hindari: Konten yang basi

Salah satu alasan pengunjung tidak mau navigasi lebih dalam ke dalam situs adalah konten yang basi. Kita pasti mencari informasi yang waktu posting tidak terlalu jauh dari tanggal saat dibaca. Alasannya, informasi biasanya lebih relevan.

Sebagai pemilik situs, kita juga perlu senantiasa menulis konten yang berkualitas secara konsisten bila ingin situs ramai dikunjungi. Tidak perlu setiap hari kok, yang penting sudah dijadwalkan.

 

2. Navigasi
Lakukan: Proses yang cepat

Fakta yang tidak terlalu mengejutkan menyatakan pengguna situs tidaklah sabar. Mereka berharap sebuah situs akan load dalam kurun waktu 2 detik atau kurang. Dan sekali mereka tinggalkan, maka mereka juga kemungkinan besar tidak tertarik untuk kembali.

Agar proses kerja situs bisa cepat, kita jangan memasukkan banyak elemen. Coding yang tepat juga membantu navigasi. Kamu bisa PageSpeed Insights untuk mengecek dan memberitahu kendalan situsmu.

 

Lakukan: Situs bisa digunakan

Setiap halaman dari situs perlu dicek fungsionalitasnya. Selain itu, desain situs haruslah logis dan mudah digunakan. Tujuannya agar pengguna tidak berasa memasukin labirin untuk menemukan apa yang dia cari.

 

Hindari: Mengabaikan hierarki

Situs yang bagus adalah situs yang memiliki struktur sehingga mata bisa mengenali hierarki. Metode ini akan memungkinkan mata mengetahui bagian mana yang perlu ditelusuri.

Bagaimana caranya? Hierarki bisa diperjelas dengan jenis tulisan, ukuran dan atau warna.

 

3. Tampilan

Bila konten sudah rapi dan navigasi tidak membingungkan, mari kita beralih ke penampilan. Kadang kala sebuah perubahan pada tampilan bisa meningkatka traffic, penjualan dan pengunjung yang loyal.

 

Lakukan: Pentingnya Impresi Pertama

Impresi pertama itu membekas. Sebuah penelitian mengungkapkan, pengunjung akan memiliki opini dalam kurun waktu 0.05 detik setelah situs di load. Bila situs kita tidak dalam ambruadul, kita bisa mengucapkan selamat tinggal ke pembaca.

48% orang mengakui kalau desain situs adalah faktor utama dalam menentukan kredibilitas bisnis. Desain situs akan memberikan penilaian kalau kita profesional atau amatur.

Cara menghindari impresi buruk adalah situs kita kudu cepat. Hindari tulisan atau tombol yang berkedip-kedip dan animasi yang berlebihan. Jangan masukkan jumlah pengunjung atau warna-warna di situs yang heboh.

Kalau kita bukan lulusan desainer grafis atau web designer, kita bisa membaca prinsip memilih warna dari iBiG Academy.

 

Lakukan: Merapikan

Layout situs yang berantakan perlu dirapikan. Kita perlu menerapkan prinsip: sedikit itu jauh lebih bagus. Ayo membuat situs yang bersih, terstruktur, terorganisir dan bertujuan.

 

Lakukan: Belajar dari yang terbaik

Kita tentu mau desain situs kita merepresentasikan merk dagang kita. Tidak ada salah kita mendapatkan inspirasi dan ide dari situs-situs yang telah menggunakan prinsip desain web.

 

Lakukan: Tes Situs

Setelah kita melakukan perbaikan pada situs, kita butuh saran dan komentar dari orang lain. Mintalah bantuan pada orang-orang yang jago desain dan navigasi. Lebih baik menerima komentar dari orang terdekat dibanding netizen.

 

Hindari: Khawatir akan area yang kosong

Banyak orang khawatir akan area yang kosong pada situs. Kita ingin mengisinya. Namun seringkala, layout kita jadi berantakan.

Area yang kosong itu bagus. Spot yang satu itu bisa membantu aliran visualisasi di situs dan mempertajam prioritas seperti konten. Dia juga memberikan ruang istirahat pada mata dan otak.

 

Semangat ya buat kamu-kamu yang sudah berusaha membuat dan mengembangkan situs sendiri. Semoga situs kamu semakin bagus.

Kalau kamu butuh kontak kursus web desain yang mumpuni, kamu bisa menghubungi iBiG Academy. Kursus kita berada di BSD City. No telepon kami adalah 0812-1177-8838. Kami akan senang sekali membantumu.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us