Search

+
mengasah otak anak
Permainan Asah Otak untuk Meningkatkan Ingatan Anak

Sebenarnya, anak kecil itu memiliki kemampuan menghafal yang sangat kuat. Hanya saja, kemampuan tersebut bisa semakin menurun jika tidak diasah. Itulah mengapa orang tua harus tahu apa saja permainan asah otak anak.

Ada yang bilang anak yang pintar itu anak yang hafalannya cepat. Kemudian, mereka juga mengatakan bahwa itu adalah karunia dari Tuhan. Jadi, bisa dikatakan kemampuan menghafal setiap anak itu sudah ditentukan oleh Tuhan.

Mungkin Anda percaya dengan hal tersebut. Namun, coba Anda jawab. Apakah tidak ada potensi otak anak berkembang? Tentu saja ada, bukan? Dan ketika otak terus berkembang, maka kemampuan menghafal pun semakin baik.

Hanya saja, orang tidak tahu sampai mana otak anak itu bisa terus dikembangkan. Maka dari itu, setiap orang tua harus senantiasa melatih otak anak dengan menerapkan permainan asah otak anak.

Apa saja itu? Banyak sekali pilihannya. Dan bukan kegiatan atau permainan rumit yang perlu orang tua lakukan.

Kegiatan Simple Mengasah Otak Anak

Jika Anda concert sekali dengan perkembangan otak anak, maka Anda perlu pertimbangkan beberapa hal berikut. Inilah kegiatan sederhana yang mampu meningkatkan kemampuan menghafal anak secara signifikan.

  1. Permainan Detektif

Anda pasti tahu menjadi detektif itu tidak mudah. Seorang detektif harus memutar otak untuk memecahkan sebuah persoalan.

Apakah itu juga harus harus Anda ajarkan kepada sang buah hati? Tentu saja bukan detektif yang rumpit. Ini hanya sebuah permainan. Misalnya saja, Anda menyembunyikan sebuah barang. Dan Anda meminta sang buah hati untuk mencari barang tersebut.

Agar lebih menarik, Anda bisa menunjukkan clue atau petunjuk. Dengan demikian, anak akan berpikir dan menebak di mana barang tersebut Anda simpan.

Ini permainan asah otak yang sangat bagus untuk balita. Permainan ini sederhana tapi mampu mengasah kemampuan otak anak. Anak akan berpikir dan menghafal instruksi atau clue yang Anda berikan. Ia akan mencoba menemukan barang yang Anda sembunyikan melalui clue yang Anda bagikan.

  1. Bermain Puzzle

Ini sebenarnya tidak lagi menjadi permainan yang asing. Dan mungkin Anda sudah membelikan puzzle untuk sang buah hati.

Namun, apakah permainan tersebut benar-benar dimainkan oleh sang buah hati? Permainan ini sebenarnya melatih otak anak untuk berpikir bagaimana puzzle tersusun dengan rapih. Di sisi lain, anak juga menghafal setiap posisi kepingan puzzle sehingga kepingan tersebut tersusun sesuai dengan posisinya masing-masing.

  1. Bermain Lego

Puzzle mungkin permainan anak yang sudah kuno. Sekarang, yang sedang ngetrend adalah permainan lego.

Memang lego bukan permainan baru. Ini sudah ada sejak dahulu kala. Hanya saja, lego sekarang ini jauh lebih bagus. Berbagai balok lego dibuat sehingga suatu barang bisa dibuat sama seperti realita.

Ini menjadi game asah otak anak yang sangat baik. Pasalnya, lego sekarang semakin rumit. Namun, untuk balita usia di bawah 3 tahun, Anda bisa berikan lego yang sederhana. Untuk balita di atas 3 tahun, silakan Anda belikan lego yang sedikit lebih rumit. Sesuaikan saja dengan usia sang buah hati.

  1. Memasak

Terlepas apakah anak Anda laki-laki atau perempuan, Anda bisa mengajaknya untuk belajar memasak. Karena ini bukan hanya kegiatan untuk anak perempuan saja.

Apakah ada hubungan dengan mengasah otak anak? Tentu saja ada. Memasak bagi anak itu cukup rumit lho. Mereka tidak hanya harus menghafal nama-nama bumbu dan juga sayuran yang akan dimasak. Di sisi lain, mereka juga harus menghafal langkah demi langkah yang harus mereka lakukan.

Dari beberapa permainan asah otak anak tersebut di atas, mana yang akan Anda coba? Silakan pilih sesuai dengan kesukaan sang buah hati. Itu yang terpenting. Karena percuma saja jika anak tidak tertarik. Bukannya otak anak terasah tapi justru anak akan merasa terbebani dan tidak enjoy dengan permainan yang Anda pilih.

Perlukah Memberikan Vitamin Meningkatkan Daya Ingat?

Banyak orang tua yang mengkhawatirkan mengenai kecerdasan anak. Hingga akhirnya mereka mau melakukan apa saja. Tak terkecuali memberi vitamin otak untuk anak. Harganya bisa sangat mahal. Dan itu harus diberikan secara terus menerus.

Apakah Anda juga akan melakukan hal yang sama?

Tentu saja itu bukan hal yang salah. Silakan saja Anda berikan vitamin. Karena itu menjadi stimulus mengasah otak anak dari dalam.

Akan tetapi, stimulus dari luar juga harus dilakukan. Vitamin menjadi stimulus dari dalam. Sementara itu, permainan itu stimulus dari luar.

Mana yang lebih penting? Keduanya penting. Hanya saja, banyak orang tua yang lebih mementingkan memberikan vitamin. Sementara itu, stimulus dari luar kurang. Padahal, keduanya harus dilakukan secara bersamaan.

Dan satu lagi. Anda tidak harus memberikan vitamin dengan harga yang mahal. Karena memberikan makanan yang variatif dan bergizi tinggi setiap hari itu sudah lebih dari cukup.

Tinggal cari saja ide permainan yang bisa mengasah otak anak, lalupraktikan bersama sang buah hati. Sesuaikan game dengan usia dan juga ketertarikan anak. Karena dengan itulah anak akan termotivasi untuk memainkan permainan tersebut.

Kehadiran Anda sebagai orang tua juga penting. Jadi, jangan biarkan anak bermain sendiri. Ikutlah bermain dengan anak. Libatkan diri Anda dalam game asah otak anak. Sehingga tidak hanya otak anak saja yang terasah melainkan juga ikatan emosional Anda dengan anak semakin kuat.

Posted in: #DoBig

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan