Search

+
tips-mendidik-anak
Tips Mendidik Anak: Menjadi Pendukung Utama Cita Cita Anak

Setiap orang membutuhkan pendukung. Kita saja butuh apalagi anak-anak. Mereka perlu orang yang senantiasa mendukung agar potensi dikembangkan dan melihat impian menjadi nyata. Mari baca tips mendidik anak dengan menjadi pendukung-pendukung cita-cita mereka.

Setiap anak memiliki impian. Pada masa kecil, impian mereka mungkin tampaknya tidak masuk akal. Namun impian ini suatu hari ini nanti akan semakin jelas dan bisa digapai. Untuk itulah mereka membutuhkan pendukung yang mencari tahu dan mau mengembangkan potensi di sekitar mereka. Ketika mereka bingung dan butuh bantuan, mereka selalu bisa menghubungi orang lain.

Pendukung anak-anak bukan hanya orang tua saja. Mereka adalah orang-orang yang berada di sekitar anak. Sekalipun tidak sepanjang hidupnya, namun mereka ada pada waktu yang dibutuhkan untuk memberikan bantuan dan dukungan dalam setiap masa dan proses kehidupannya. Mereka bisa saja keluarga besar, guru, tetangga,sahabat dan lain sebagainya. Yang pasti mereka adalah orang-orang dipercaya oleh orang tua.

Apalagi dengan tantangan yang semakin besar yang dihadapi anak-anak zaman sekarang, pastilah mereka butuh lebih banyak pendukung. Anak-anak sekarang lebih banyak jam pelajaran di kelas, peer menumpuk, peer yang sepertinya tiada hentinya, pergaulan dan masih banyak lagi. Mereka juga tidak kalah sibuknya dibanding orang tuanya. Makanya orang tua perlu pintar mendidik anak agar cita-cita anak tercapai.

 

Keuntungan anak memiliki banyak pendukung
1. Mengajarkan mereka percaya pada orang lain

Anak-anak memang butuh belajar kewaspadaan. Namun mereka juga perlu memahami pentingnya membangun kepercayaan terhadap orang lain. Bahkan seorang bayi yang baru lahir perlu diperkenakan dengan keluarga besar, teman dekat orang tua atau tetangga. Semuanya agar mereka agar bisa menolong perawatan dan mendukung pertumbuhan si kecil.

Anak-anak tidak bisa hanya percaya pada orang tuanya saja. Saat ini orang tua sudah semakin sibuk. Kadang ayah dan ibu harus bekerja bersama-sama. Belum lagi orang tua yang single parents. Makanya anak-anak membutuhkan pendukung yang tidak hanya orang tua. Namun juga orang-orang yang dipercaya oleh kita.

 

2. Memberikan mereka batas

Semakin seorang anak bertambah usianya, mereka menjadi pribadi yang percaya diri dan menginginkan kebebasan. Tetapi mereka juga butuh yang namanya batasan-batasan sekalipun mereka tidak mengakuinya. Hal ini berarti mereka senang eksplorasi dan mencari tahu pengetahuan serta pengalaman ketika bersama pendukung-pendukungnya.

Batasan-batasan yang masih dalam tahapan sehat ini membuat mereka rasa bebas namun aman. Salah satu contoh batasan yang bagus bagi orang tua adalah mengikutkan dia ke dalam kursus di iBiG Academy. Ketika anak berada di kursus, mereka bebas eksplorasi minatnya namun juga mereka dibawah tanggung jawab tenaga pengajar.

 

3. Memberikan mereka kebebasan

Setiap anak memiliki momen-momen pertamanya. Misalkan pertemuan pertama dengan teman-teman sebaya, wisata sekolah atau nginap di rumah teman. Momen tersebut memberikan anak-anak rasa bebas ketika mereka tidak bersama dengan orang tuanya. Namun mereka juga berarti mereka sedang keluar dari zona nyaman.

Keluar dari zona nyaman membuat anak-anak percaya diri. Untuk itulah kita butuh pendukung-pendukung yang tersebar di berbagai wilayah. Selain itu rasa percaya diri, ketika anak-anak keluar dari zona, mereka mengalami peningkatan sosial yang tajam. Tentunya kemampuan yang meningkat ini akan membantu mereka bergaul dengan orang-orang di berbagai situasi, sekolah dan juga berkarier di masa depan.

 

4. Memberikan mereka rasa aman

Sepintar-pintarnya kita mengatur waktu, kita tidak bisa menghindari yang namanya masalah. Kadang kita tidak memiliki banyak opsi atau bahkan tidak ada opsi untuk memilih. Padahal kita ingin memastikan anak-anak kita selalu dalam kondisi aman. Untuk itulah pendukung-pendukung anak ini diperlukan. Anak-anak akan terjaga dan aman di dekat pendukung mereka. Kita pun tenang.

 

5. Memberi tempat untuk mereka curhat

Ketika anak-anak memiliki pendukung-pendukung di sekitarnya, mereka mendapatkan lebih dari sekedar bantuan untuk mengantar jemput. Tetapi mereka menemukan orang-orang yang mereka bisa minta bantuan dan nasehat senantiasa.

Kita mengetahui anak-anak akan terus menerus berkembang. Pada kecil dia akan menyebutkan cita-citanya namun di masa depan dia akan menggapainya. Di dalam perjalanannya, mereka akan menemukan isu-isu diri mereka, ketakutan dan keragu-raguan. Kadangkala kita tidak memiliki jawaban. Jadi ketika dia memiliki orang-orang yang dia bisa minta bantuan maka hal ini sangatlah baik.

 

6. Mengajarkan pentingnya pendukung

Anak-anak kita mungkin belum menyadari tetapi suatu hari mereka akan semakin mirip dengan kita. Pemikiran ini bisa tentu sangat menakutkan bagi orang dewasa. Namun, faktanya orang tua adalah model buat anak-anak sepanjang usianya. Mereka akan terus menerus melihat dan mempelajari kita setiap harinya.

Ketika mereka bertumbuh dewasa dan menikmati keuntungan memiliki banyak pendukung, mereka akan membuat tim pendukung mereka sendiri. Tentu kita bisa bernafas lega saat mereka sudah keluar rumah untuk menempuh hidup yang baru. Dan kita juga percaya diri sudah memberikan nilai-nilai yang terbaik selama ini.

 

7. Mengingatkan mereka untuk membantu yang lain dengan menjadi pendukung

Pendukung tidak hanya berbicara tentang hubungan, persahabatan, kesetiaan dan rasa percaya kepada satu orang tertentu. Namun juga bersifat timbal balik. Menjadi pendukung adalah sebuah nilai-nilai dan pelajaran yang bisa dimasukkan kepada anak-anak.

Anak-anak perlu memahami kalau hidup ini bukan saja mengenai dirinya sendiri. Dia juga perlu belajar memberi pertolongan kepada orang lain. Kita manusia saling membutuhkan dan butuh dukungan satu sama lain agar impian tercapai.

 

Sekian tips mendidik anak dari kami. Kalau orang tua membutuhkan pendukung dari kursus anak iBiG Academy yang menggali potensi mereka di area coding dan animasi, orang tua bisa menghubungi kami. Kami mau anak-anak sukses apapun karier mereka ke depannya.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us