Search

+
perkembangan-kecerdasan-anak
Yuk Kenalan Dengan Si Pendiam Pemilik Kecerdasan Intrapersonal

Beberapa anak memang cenderung pendiam di kelas iBiG Academy. Mereka lebih banyak mendengarkan. Mereka juga jarang bertanya tapi bisa menyelesaikan materi yang dibagikan. Kami mengenal mereka ini memiliki kecerdasan interpesonal. Yuk cari tahu perkembangan kecerdasan anak intrapesonal dan karakteristiknya.

Anak-anak dengan kecerdasan intrapersonal senang berpikir. Mereka tahu banyak informasi. Hanya saja, mereka tidak merasa perlu memberitahu orang lain. Baik itu orang tua ataupun guru. Mereka menginginkan ketenangan, kedamaian, privasi, ruang untuk merenung dan refleksi hidup.

Pemilik kecerdasan ini bukan tipe yang nyaman dengan kelas atau kegiatan berkelompok. Mereka lebih berkembang bila mengikuti kelas private sehingga mereka bisa eksplorasi hidup dan belajar dengan lebih bebas.

Mereka itu pendiam. Tetapi bukan berarti mereka pemalu. Anak pemalu takut dengan penolakan lingkungan atau dipermalukan. Anak-anak yang memiliki kecenderungan introvert ini hanya lebih memiliki lingkungan yang tidak terlalu heboh. Mereka nyaman dengan ketenangan dan menjauhi keramaian.

Karakter-karakter anak yang memiliki kecerdasan Intrapersonal
  1. Anak-anak tidak mau menceritakan hari-harinya atau masalah mereka langsung
  2. Mereka perlu waktu untuk menyendiri agar bisa bersemangat untuk berinteraksi dengan anak-anak lainnya
  3. Mereka selalu berpikir sebelum berbicara sehingga terkesan lambat
  4. Interaksi terus menerus akan membuat mereka mudah stress
  5. Mereka tidak menyukai kegiatan-kegiatan yang menurutmu mereka tidak berhubungan dengan masa depan mereka
  6. Mereka menyukai adanya pilihan-pilihan dan opsi
  7. Mereka tampaknya pemalu dan pendiam
  8. Mereka suka sendirian
  9. Ketika bepergian atau nongkrong, mereka lebih memilih bersama 1 atau 2 teman dibanding kelompok besar

Anak-anak yang kuat di kecerdasan intrapersonal ini biasanya mengenal diri mereka sendiri. Mereka tahu kekuatan dan kelemahan mereka. Mereka memahami penyebab rasa frustasi dan tahu kegiatan apa yang membuat mereka tenang kembali. Kalau kita tidak tahu bagaimana cara meresponi mereka, tanyalah dan ikuti kata-katanya.

Kesulitan untuk memahami anak intrapersonal ini biasanya terjadi pada orang tua atau guru yang ekstrovert. Mereka cenderung memaksa anaknya untuk lebih suka bergaul dengan orang banyak. Mereka tidak menyadari kalau keinginan mereka berlawan dengan kebutuhan anak.

Sebagai orang tua dan tenaga pengajar, kita perlu belajar untuk berhenti memaksa mereka. Tetapi mengembangkan kecerdasan mereka sehingga mereka bisa menjadi anak yang lebih pintar.

 

Cara praktis agar bisa mendidik anak intrapersonal
1. Jadilah pendukung mereka

Kita tidak bisa memaksa anak-anak ini untuk langsung bercerita apalagi mengejek lamanya penyampaian mereka. Proses perjalanan di otak introvert itu lebih panjang dan kompleks dibanding extrovert. Anak-anak ini cerdas, tetapi mereka hanya butuh waktu untuk berpikir sebelum mereka bersedia untuk cerita.

2. Izinkan mereka untuk berkhayal

Anak-anak ini suka berada di dalam isi kepala mereka sendiri. Mereka akan mengambil waktu untuk melakukannya. Izinkanlah mereka untuk berkhayal, kreatif dan sendirian dengan pikiran-pikiran mereka.

3. Berikan mereka kesempatan untuk mengeluarkan isi hati atau pikiran mereka

Anak-anak dengan kecerdasan intrapersonal itu menyerap segala informasi dari lingkungan mereka dan memproses di pikirannya. Mereka jarang mengenakan emosi di wajahnya dan perlu waktu untuk merenungkan apa hal yang terjadi.

Kita pun perlu menyediakan materi dan waktu agar mereka bisa mengeluarkan isi pikiran dan hati mereka. Kita bisa menyiapkan buku jurnal, alat musik dan peralatan gambar. Atau kita hanya membiarkan mereka bermain sendiri untuk berekspresi.

4. Selalu tersedia untuk mereka

Anak-anak ini tidak selalu siap untuk menyampaikan pikiran dan isi hati mereka. Jadi dibanding kita meminta mereka untuk ungkapin saat itu juga, kita bisa sampaikan kalau kita tersedia kalau dia ingin bercerita.

Ketika kita melemparkan mereka pertanyaan, selalu beri mereka waktu untuk berpikir. Jangan mengharapkan respon langsung dari mereka. Setelah mereka menjawab, kita bisa mengajak mereka berdiskusi.

5. Pelan-pelan

Anak-anak ini memang tidak suka terlalu banyak bergaul. Tetapi mereka perlu melakukannya. Mereka tidak akan pernah menjadi ekstrovert, mereka hanya perlu belajar bertahan dalam pergaulan.

Di iBiG Academy, kita bisa pelan-pelan memperkenalkan mereka dari teman satu tim yang terdiri dari 2 orang. Hingga mereka nantinya pelan-pelan berbaur dengan teman-teman sekelas.

6. Hadir lebih pagi di dalam sebuah acara atau kegiatan

Mereka selalu kaget bila langsung masuk ke tempat yang ramai. Biar mereka lebih nyaman, kita bisa mengajak mereka datang lebih awal. Setelah itu biarkan dia melihat dan merasakan orang-orang berdatangan.

7. Hargai ruang mereka

Seperti yang telah kami sampaikan di awal, anak-anak ini membutuhkan privasi, ketenangan dan ruang untuk menyendiri dalam pikirannya. Jangan memaksa mereka untuk terus menerus berkumpul dengan teman-temannya. Kita perlu mengizinkan mereka untuk mengumpulkan energi.

8. Jangan berpikir mereka baik-baik saja

Anak-anak yang pendiam ini cenderung menyimpan emosinya di dalam. Hanya karena mereka tidak langsung marah atau menangis, bukan berarti mereka “baik-baik saja.” Kita perlu memberikan mereka ruang untuk membereskan isu-isu yang sedang mereka hadapi. Kita hanya perlu menyiapkan telinga dan perhatian ketika mereka siap menyampaikan.

9. Hindari berbicara dengan orang asing terlalu banyak

Anak introvert tidak terlalu suka berbicara dengan orang asing apalagi pembicaraanya tidak berarti. Namun karena kita perlu melatih kemampuan sosial mereka, maka kita bisa memperkenalkan satu orang setiap waktu. Terutama setelah mereka nyaman dan bisa berbicara panjang lebar dengan satu orang tersebut.

Bakat mereka dalam berpikir intrapersonal ini membuat mereka cocok dalam bisnis, detektif, penulis puisi ataupun penulis.

 

Metode mengajari anak berbakat intrapersonal
  1. Minta mereka untuk menceritakan isi kepala mereka. Mereka juga menyukai cerita sejarah dibanding hanya mengingat fakta
  2. Kita perlu membagikan sebuah materi dengan detail dan izinkan mereka eksplorasi mata pelajaran yang mereka sukai tanpa batasan waktu
  3. Kita perlu mengizinkan mereka mengenakan headphone agar suara-suara di lingkungannya tidak menggangu dia dalam belajar
  4. Berikan mereka waktu untuk membaca, bermain puzzle sendiri dan menggambar
  5. Mereka juga membutuhkan olahraga. Kita bisa meminta mereka untuk olahraga yang dilakukan secara individu seperti berenang, bersepeda dan lain-lain
  6. Mengikutkan dia ke dalam kursus. Hal ini akan memungkinkan dia bertemu dengan anak-anak lain dan bisa belajar kerjasama tim.

Karena anak ini senang berpikir dan berimajinasi, anak ini bisa dimasukkan ke dalam kelas coding anak untuk perkembangan kecerdasan anak. Dia bisa melemparkan ide game dan membuatnya dengan programming. Bila dia berada di daerah BSD, mampir saja ke iBiG Academy untuk free trials.

Kalau anak Anda bukan tipe intrapersonal, tetapi lebih suka gerak sana sini. Dia mungkin kecerdasan kinestetik. Simak penjelasannya di artikel kami ya.

Posted in: Coding Anak

Comments (No Responses )

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

×

Hello!

Click contact kami dibawah ini untuk whatsapp atau anda bisa email kami ke hello@ibigacademy.com

× Contact us